> Azam, Mantan Anggota DPR RI di Dorong Maju Pilkada Banyuwangi, Bagini Menurut Pengamat Politik Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Azam, Mantan Anggota DPR RI di Dorong Maju Pilkada Banyuwangi, Bagini Menurut Pengamat Politik

Minggu, 12 Juli 2020 | 16.55 WIB

Foto : Ir. H. Azam Azman Natawijana, Bakal Calon Bupati Banyuwangi
lensajatim.id Banyuwangi- Tensi Politik menjelang pelaksanaan Pilkada  Kabupaten Banyuwangi 2020 semakin dinamis. Banyak tokoh terus bermunculan untuk menggantikan kedudukan Bupati Abdullah Azwar Anas yang sudah menjabat dua periode.

Sebut saja yang santer dikabarkan akan maju sebagai Bakal Calon Bupati diantaranya Yusuf Widiyatmoko (Wakil Bupati Banyuwangi), dr. Taufik Hidayat (Tokoh NU) dan Ipuk Fiestiandani (Ketua PKK Banyuwangi sekaligus istri Bupati Anas). Dilain pihak, muncul juga dorongan pada mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Ir. H. Azam Azman Natawijana untuk maju sebagai Calon Bupati Banyuwangi.

Salah satu warga dari Kecamatan, Wongsorejo, Kabupaten  Banyuwangi, Romli Hozairi secara terang- terangan menyampaikan  harapannya agar  Azam sebagai putera daerah Banyuwangi ikut andil membangun Banyuwangi dengan menjadi Calon Bupati Banyuwangi. " Pengalaman beliau sebagai Anggota DPR RI selama tiga periode, itu menjadi modal yang cukup untuk memimpin Banyuwangi, makanya kami ingin Pak Azam maju sebagai Cabup di Pilkada Banyuwangi," tukasnya. Minggu (12/07/2020).
Foto : Baihaki Siraj, Direktur ARC Indonesia 

Dikonfirmasi terkait dorongan agar politisi yang akrab disapa Azam maju sebagai Calon Bupati Banyuwangi. Pengamat Politik dari Akurate Research & Consulting Indonesia (ARC Indonesia), Baihaki Siraj menuturkan semua tokoh masih memiliki peluang yang sama untuk maju sebagai Calon, baik diposisi nomor satu atau dua.

Yang terpenting kata Baihaki, kalau saat ini adalah bagaimana pola atau pendekatan kepada Partai Politik agar bisa mendapatkan dukungan. " Yang jelas kalau sekarang, peluang maju dari jalur independen sudah tidak mungkin, jadi tinggal bagaimana meyakinkan Partai politik untuk mendapatkan rekomendasi sebagai calon," jelasnya.

Baihaki, meyakini semua Partai Politik memiliki pertimbangan-pertimbangan tertentu dalam memberikan dukungan pada para calon. Tentu, lanjut Baihaki, salah satu yang menjadi faktor pertimbangan adalah pertimbangan ilmiah dengan melihat hasil survei para calon yang ingin maju.

Tetapi, paling tidak, Pak Azam ini sudah memiliki modal awal, karena sudah pernah menjadi anggota DPR RI. " Jadi beliau sudah punyak pengalaman politik, di Pileg kemarin suaranya di Kabupaten Banyuwangi juga lumayan, tinggal bagaimana memanfaatkan dukungan Pileg 2019 kemarin di Banyuwangi  menjadi kekuatan politik pada Pilkada nanti," ungkapnya.

Tak hanya itu, Azam, kata Baihaki, juga merupakan kader Demokrat yang di DPRD Kabupaten Banyuwangi memiliki 6 kursi. " Tinggal bagaimana Pak Azam diinternal Demokrat sendiri, kalau selesai dan bisa dapat rekom Demokrat, selanjutnya bagaimana membangun koalisinya," pungkasnya.

Ketika disinggung soal popularitas dan elektabilitas para Bakal Calon Bupati ataupun Bakal Calon Wakil Bupati Banyuwangi. Menurut Baihaki, untuk yang terbaru pihaknya tidak bisa menyebutkan. " Untuk Banyuwangi kita pernah survei itu di Bulan April, dan ke sekarang sudah tiga bulan, sehingga sangat mungkin ada perubahan signifikan. Sebab,untuk melihat perubahan survei berkala minimal pertiga bulan, ini kita juga persiapan melakukan survei lagi di Banyuwangi," pungkasnya.(Hady/Lil)

Bagikan:

Komentar