|
Menu Close Menu

Bertepatan Hari Kartini, G25 Indonesia Berikan Bantuan Modal Usaha dan Kebutuhan Pokok Untuk Warga Pamekasan

Senin, 22 April 2024 | 16.45 WIB

Realisasi Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Super Mikro kepada Istri Pak Sunarto di Dusun Morlaok, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu Pamekasan. (Dok/Istimewa). 

Lensajatim.id, Pamekasan- Yayasan Gerakan Dualima Indonesia atau G25 Indonesia Cabang Pamekasan terus bergerak menyisir warga yang kurang mampu di Kabupaten Pamekasan. Mereka terus melakukan survei dan realisasi pada warga kurang mampu dan layak dibantu di beberapa desa. 


Kali ini, G25 Indonesia Cabang Pamekasan memberikan bantuan kepada dua warga dengan bantuan yang berbeda. Keduanya adalah Sunarto (80 tahun) dan Conginik (59 tahun) yang sama-sama warga Dusun Morlaok, Desa Majungan Kecamatan Pademawu Pamekasan. Realisasi bantuan itu dilakukan tepat dengan Hari Kartini yaitu Minggu (21/04/2024).


Penyerahan Bantuan dari G25 Indonesia kepada Conginik. (Dok/Istimewa). 

" Iya bener mas kita merealisasikan bantuan untuk dua orang penerima manfaat di satu dusun dan desa yang sama mas. Untuk Pak Sunarto itu bantuan usaha yaitu program Pemberdayaan Ekonomi Super Mikro. Sedangkan untuk Conginik bantuan Spesial Social Charity atau kebutuhan pokok," jelas Afifuddin, Ketua G25 Indonesia Cabang Pamekasan kepada media, Senin (22/04/2024).


Menurut pria yang akrab disapa Afif ini, Sunarto tinggal bersama istrinya, memiliki anak tapi juga masih kurang beruntung secara ekonomi. 


" Nah beliau punyak usaha yang sudah dijalankan sekitar 5 tahunan, tapi karena kebutuhan ekonomi dan kondisi kesehatannya yang kurang bagus, tokonya tidak maksimal, isinya tinggal sedikit. Makanya ini G25 Indonesia bantu lagi modal dengan membelikan isi tokonya. Tadi kami total habis belanja 1.550.685," beber Afif. 


Dengan bantuan modal usaha yang diberikan pihaknya berharap usahanya bisa berjalan normal kembali dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 


" Kalau untuk Conginik ini kita berikan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari. Tadi total habis 752.300. Beliau ini buruh nelayan dan hidup sendirian. Karena anaknya juga sudah berkeluarga. Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat," ungkap Afif. 


Sekedar informasi, Menurut Ketua Umum G25 Indonesia, Dasuki Rahmad, G25 Indonesia merupakan organisasi  sosial yang berbadan hukum yayasan serta bergerak dengan program bantuan Special Social Charity, Pemberdayaan Ekonomi Super Mikro, Bantuan Pemberdayaan Pendidikan dan Program Lanjutan Pinjaman Bunga Nol Persen. Dan yang disalurkan merupakan donasi yang dikumpulkan dari donatur secara sukarela yang dikoordinasikan lewat grup WhatsApp yang didalamnya ada pengurus serta donatur. 


Tidak hanya itu, setiap bulan pengurus juga membuat laporan keuangan realisasi dari program tersebut. Laporan di share digrup WhatsApp G25 Indonesia dan beberapa akun media sosial G25 Indonesia. Selain itu, relawan G25 Indonesia yang ikut menyalurkan bantuan merupakan relawan sukarela yang tidak mengambil operasional dari donasi yang dikumpulkan. Operasional relawan keluar dari kantong para relawan sendiri.


G25 Indonesia saat ini  memiliki kantor di Socah Bangkalan, Madura, serta memiliki satu  cabang di Kabupaten Pamekasan. Tetapi dalam perjalanannya, G25 Indonesia juga menggandeng OKP, organisasi mahasiswa daerah untuk bersama-sama menyalurkan program bantuan sesuai program yang dimiliki. G25 Indonesia juga berencana melebarkan jangkauannya di beberapa daerah lain yang belum ada dengan asas kehati-hatian. (Had/Red) 

Bagikan:

Komentar