|
Menu Close Menu

Keluhan Warga soal Pelayanan RSUD Syamrabu, Ra Nasih Siap Sampaikan ke Dirut

Rabu, 02 Juli 2025 | 09.53 WIB

Ra Nasih, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dalam acara reses di Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis, Bangkalan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Bangkalan– Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan kembali dikeluhkan warga. Hal itu disampaikan langsung dalam kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat (Reses II Tahun 2025) oleh Anggota DPRD Jawa Timur, KH. Mohammad Nasih Aschal, M.Pd., atau yang akrab disapa Ra Nasih, Selasa (1/7/2025).


Reses yang digelar di kediaman Imam Wahyudi, tokoh masyarakat Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis, Bangkalan, ini dihadiri sejumlah warga dari Desa Lantek Timur dan Banyubunih.


Salah satu persoalan yang mencuat dalam forum tersebut adalah keluhan terhadap layanan RSUD Syamrabu yang dinilai belum maksimal. Warga mengeluhkan adanya perbedaan perlakuan antara pasien BPJS dan pasien umum. Tak sedikit yang merasa pelayanan dipengaruhi faktor ekonomi maupun kedekatan personal.


“Ini bentuk ketidakadilan. Rumah sakit milik negara seharusnya memberikan layanan yang setara kepada semua warga,” keluh salah satu warga.


Menanggapi hal itu, Ra Nasih menegaskan akan segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan menyampaikan langsung kepada Direktur Utama RSUD Syamrabu. Ia menilai pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang tidak boleh dibeda-bedakan.


“Saya akan langsung koordinasi dengan Dirut RSUD agar keluhan ini menjadi perhatian serius dan segera ada pembenahan,” tegas Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bangkalan ini. 


Selain layanan kesehatan, warga juga menyuarakan aspirasi di sektor lain seperti pengembangan pertanian serta perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini kurang mendapat perhatian.


Ra Nasih berharap, melalui momentum reses ini, aspirasi masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan konkret.


“Wakil rakyat harus menjadi jembatan yang kuat antara rakyat dan pemerintah. Semoga suara panjenengan semua bisa membawa perubahan nyata, terutama di sektor pelayanan publik, pertanian, dan pembangunan yang merata,” pungkasnya. (Fiq/Had) 


Bagikan:

Komentar