|
Menu Close Menu

GP Ansor Jatim Gandeng Unira Malang Salurkan 150 Ton Benih Padi untuk Ketahanan Pangan

Kamis, 21 Agustus 2025 | 15.41 WIB

Penyerahan bantuan benih padi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tajinan, Desa Randugading, Kabupaten Malang.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Malang– PW GP Ansor Jawa Timur melalui Satgas Patriot Ketahanan Pangan berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang menyalurkan benih padi varietas INPARI-32 kepada petani. Penyerahan dilakukan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tajinan, Desa Randugading, Kabupaten Malang, Kamis (21/8/2025). 


Ketua PW GP Ansor Jatim, H. Musaffa' Safril, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus implementasi Asta Cita ke-6: Pembangunan dari Desa untuk Pemerataan Ekonomi.


“Pada tahap awal, bantuan benih padi INPARI-32 akan mencakup 6.000 hektar lahan pertanian dengan total 150 ton benih yang disalurkan secara bertahap di wilayah Kabupaten Malang,” jelas Musaffa’.


Kasatgas Patriot Ketahanan Pangan PW GP Ansor Jatim, H. Deni Prasetya, menambahkan bahwa kemandirian pangan hanya bisa lahir dari desa yang kuat. Ia menekankan bahwa Ansor tidak berhenti pada seremoni, tetapi bergerak nyata dari ranting ke ranting, desa ke desa, memastikan bantuan sampai ke tangan petani.


“Di tengah ancaman krisis global, ancaman kelaparan sama seriusnya dengan radikalisme. Kalau desa kuat, Indonesia tidak akan pernah goyah. Pemerintah juga harus memastikan kebijakan, anggaran, dan perhatian benar-benar berpihak kepada petani,” tegas Deni.


Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus dan kader GP Ansor, perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Malang, HKTI Kabupaten Malang, kader Ansor Tajinan, hingga mahasiswa.


Bagi Ansor Jatim, ketahanan pangan bukan sekadar slogan, tetapi aksi nyata yang lahir dari semangat kebersamaan dan kerja keras masyarakat desa. (Had) 

Bagikan:

Komentar