![]() |
| Seminar yang digelar oleh Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang.(Dok/Istimewa). |
Seminar menghadirkan dr. Samsul Arifin, M.KKK., Dokter Konsultan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, dr. Samsul menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik, terutama bagi mereka yang akan segera memasuki dunia kerja.
“Menjadi diri sendiri, kembangkan skill sesuai dengan minat, memiliki usaha sampingan, dan terus menambah pengetahuan adalah kunci untuk menjaga kestabilan emosional dan kesehatan fisik. Hal ini penting agar profesionalitas dan performa kerja tetap terjaga, khususnya di industri perbankan syariah yang menuntut konsistensi dan integritas tinggi,” ujarnya.
Kepala Program Studi Perbankan Syariah, Ibu Andriati Aziizah Syafitri, S.Pd., M.Ak., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme mahasiswa yang hadir. Ia menegaskan bahwa Prodi Perbankan Syariah berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap mental dan fisik.
“Kami ingin para lulusan Perbankan Syariah mampu menghadapi dunia kerja dengan kesiapan menyeluruh. Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi secara optimal bagi masyarakat dan industri keuangan syariah,” tutur Andriati.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mendapat respons antusias dari peserta. Seminar ini diharapkan dapat memotivasi calon wisudawan untuk mempersiapkan diri secara komprehensif sebelum memasuki dunia kerja profesional, sekaligus menjadi bekal berharga dalam perjalanan karier mereka di bidang perbankan syariah. (Had)


Komentar