![]() |
| Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., saat menggelar pelatihan sekaligus lomba pengendalian massa (Dalmas).(Dok/TB News). |
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., ini bertujuan menguatkan kapasitas personel dalam menangani aksi massa secara profesional. Menurutnya, kualitas pengendalian massa merupakan salah satu kemampuan vital bagi kepolisian di tengah meningkatnya dinamika sosial masyarakat.
“Dalmas memiliki peranan penting dalam penanganan unjuk rasa maupun kegiatan lain yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Karena itu, setiap personel wajib menguasai teknik dan prosedur pengendalian massa secara tepat, baik secara individu maupun tim,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, latihan tersebut tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membangun disiplin dan kekompakan seluruh anggota agar mampu merespons setiap perkembangan situasi di lapangan dengan cepat dan terukur.
Lomba Dalmas kali ini diikuti sedikitnya tiga SSK, masing-masing beranggotakan 83 personel lintas fungsi dan Polsek jajaran. Ketiga satuan tersebut merupakan pasukan inti Dalmas yang selalu disiagakan untuk menghadapi potensi kerumunan atau aksi unjuk rasa di Kabupaten Trenggalek.
Berbeda dari latihan biasa, lomba ini disusun dengan skenario yang menyerupai situasi nyata. Puluhan personel ditugaskan menjadi massa aksi untuk menguji ketepatan formasi, ketangguhan pasukan, hingga efektivitas taktik Dalmas.
Beberapa indikator penilaian mencakup formasi Dalmas awal, kompi Dalmas tangan terkait, bongkar pasang peralatan, lintas ganti menuju Dalmas lanjut, hingga teknik desak maju serta dorong maju. Penyelamatan korban dan pembentukan formasi bersaf maju juga menjadi bagian penting yang dinilai.
Selain itu, tim negosiator yang melibatkan Satbinmas dan Polwan turut berperan menampilkan pendekatan komunikasi persuasif, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang menjadi tahapan penting dalam penanganan aksi massa.
AKBP Ridwan Maliki menekankan bahwa kegiatan ini merupakan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan pasukan dalam merespons tantangan keamanan di wilayah Trenggalek.
“Ini bukan sekadar lomba. Ini wadah untuk mengukur sejauh mana kemampuan personel dalam melaksanakan tugas pengendalian massa sesuai SOP, sekaligus memastikan mereka siap menghadapi dinamika Kamtibmas yang terus berkembang,” ujarnya.
Setelah melalui penilaian ketat oleh tim juri yang terdiri dari Kapolres dan jajaran pejabat utama, Kompi III yang dikomandoi Iptu Tri Yanuk P., S.H. berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Kompi II pimpinan Iptu Ahmad Zaenul Muttaqin, sementara Kompi I dipimpin Iptu Maswinarno menempati peringkat ketiga.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat, mencerminkan keseriusan Polres Trenggalek dalam meningkatkan profesionalisme dalam menjaga keamanan wilayah. (TB News)


Komentar