![]() |
| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat sambutan dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Jakarta.(Dok/Istimewa). |
Rangkaian kegiatan dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan doa bersama. Suasana khidmat menyelimuti arena peringatan, menggambarkan rasa hormat dan penghargaan atas dedikasi tenaga pendidik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Pada panggung utama, peserta disuguhkan penampilan seni lagu dan tari Bali yang dibawakan oleh para guru dan siswa. Penayangan video berisi pesan dan harapan para pendidik turut menggugah emosi ribuan hadirin, disusul lantunan “Terima Kasih Guruku” yang menambah suasana haru.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyerahkan Anugerah Guru Indonesia 2025 kepada sejumlah guru berprestasi dari berbagai provinsi. Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi negara atas kerja keras, inovasi, serta pengabdian para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.
Menyampaikan pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan guru serta pembangunan sarana pendidikan. Ia menekankan bahwa anggaran pendidikan yang besar harus tepat sasaran dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas pembelajaran.
“Anggaran yang demikian besar, kita harus pastikan, harus yakinkan, sampai benar-benar ke ujung sasaran kita yaitu para guru, para siswa, dan sekolah-sekolah, sarana gedung-gedung, buku-buku. Semua yang dibutuhkan untuk kualitas pendidikan yang terbaik,” tegas Presiden.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam laporannya juga memaparkan perkembangan program pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan guru. Ia menyebut berbagai inisiatif yang telah diterjemahkan dari arahan Presiden sejak 2024 telah berjalan dan terus diperkuat demi meningkatkan kualitas tenaga pendidik.
“Guru dan tenaga kependidikan adalah ujung tombak pembangunan generasi. Program-program Presiden sudah kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Abdul Mu’ti.
Peringatan Hari Guru Nasional 2025 menjadi refleksi atas peran strategis pendidik dalam pembangunan nasional. Pengembangan sumber daya manusia yang unggul menjadi bagian dari Asta Cita Kabinet Merah Putih, selaras dengan fokus penguatan pendidikan, sains, teknologi, serta pemberdayaan pemuda dan kelompok rentan.
Dengan penghormatan dan komitmen peningkatan kesejahteraan guru, pemerintah berharap kualitas pendidikan Indonesia semakin kompetitif dan mampu mencetak generasi emas yang berdaya saing global. (Red)


Komentar