![]() |
| Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Ning Lia Istifhama saat bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah RI, KH. M. Irfan Yusuf dalam sebuah kesempatan.(Dok/Istimewa). |
Dalam pernyataannya, Ning Lia, yang dikenal aktif dalam isu sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, menyebut tambahan kuota ini sebagai kabar yang sangat ditunggu, khususnya karena Jawa Timur memiliki salah satu daftar tunggu haji terpanjang di Indonesia.
Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan regulasi penyelenggaraan ibadah haji yang mengedepankan prinsip pemerataan dan keadilan bagi calon jemaah di seluruh daerah.
“Kami bersyukur karena tambahan kuota ini adalah wujud nyata sinergi pemerintah dalam memperjuangkan hak jemaah Jawa Timur. Semoga dapat mempercepat keberangkatan para calon tamu Allah,” ujar Ning Lia, Senin (17/11/2025).
Tak hanya soal kuota, Ning Lia juga membawa kabar positif lainnya. Jawa Timur kini berpeluang memasok bahan makanan bagi jemaah haji, menyusul adanya kontrak kerja sama antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dan otoritas Arab Saudi. Peluang ini dinilai strategis bagi pelaku usaha pangan di Jawa Timur.
“Kesempatan ini dapat menjadi dorongan signifikan bagi ekonomi masyarakat Jawa Timur, sekaligus meningkatkan kualitas layanan konsumsi bagi jemaah kita di tanah suci,” tambahnya.
Dengan tambahan kuota ini, Ning Lia mengimbau para calon jemaah haji Jawa Timur agar segera melengkapi persiapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan sesuai regulasi terbaru Kementerian Haji dan Umrah.
“Semoga seluruh proses dimudahkan Allah SWT. Mari mempersiapkan diri sebaik-baiknya dari sekarang,” pesannya.
Informasi tersebut disampaikan pada Minggu malam (16/11) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sebagai bentuk kabar baik bagi masyarakat Jawa Timur yang telah lama menantikan panggilan untuk berhaji. (Had)


Komentar