|
Menu Close Menu

Komeng Ucapkan Selamat kepada Senator Lia Istifhama atas DetikJatim Awards 2025, Ning Lia: Ia Pelawak yang Aktivis

Jumat, 07 November 2025 | 13.57 WIB

Ning Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jawa Timur saat menerima penghargaan Detik Jatim Award 2025.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Surabaya— Momen penghargaan DetikJatim Awards 2025 bagi Anggota DPD RI asal Jawa Timur Dr. Lia Istifhama menarik perhatian publik. Salah satu yang mencuri perhatian adalah ucapan selamat dari komedian sekaligus sesama anggota DPD RI, Alfiansyah Bustami atau yang akrab disapa Komeng.


Dalam video yang beredar, Komeng menyampaikan selamat dengan gaya khasnya yang jenaka.


“Bu Lia, Senator Jawa Timur, selamat mendapatkan Detikcom Award!” ujarnya sambil tersenyum, disambut tawa hangat Senator Papua Selatan, Adib Fuad, yang turut memberikan ucapan dengan cara tak kalah unik.


“Ubur-ubur ikan lele, Ning Lia keren le!” selorohnya yang membuat suasana cair.


Menanggapi hal tersebut, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rekan-rekannya di DPD RI. Ia menilai Komeng bukan hanya pelawak, tetapi juga figur yang membawa semangat kritis dan sosial dalam dunia politik.


“Komeng ini bukan sekadar pelawak, tapi juga aktivis yang punya kepedulian sosial tinggi. Ia mampu mewarnai Senayan dengan cara yang segar, penuh makna, dan tetap membela kepentingan rakyat,” ujar Ning Lia, Putri KH Maskur Hasyim itu.


Dalam ajang DetikJatim Awards 2025 yang digelar di Grand Mercure Malang Mirama, Rabu (5/11/2025), Ning Lia berhasil meraih penghargaan bergengsi berkat kontribusinya terhadap kemajuan sosial di Jawa Timur.


Ajang tahunan ini memberikan apresiasi kepada tokoh publik, pelaku usaha, dan komunitas yang dinilai berperan positif bagi pembangunan daerah. Tahun ini, terdapat enam kategori penghargaan, di antaranya Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, serta Anugerah Adiluhung bagi tokoh yang berjasa besar bagi bangsa.


Sebagai senator, Ning Lia dikenal konsisten memperjuangkan perlindungan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah penting yang ia dorong ialah agar Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN Daerah dapat ditanggung oleh pemerintah pusat.


Kebijakan itu, menurutnya, akan meringankan beban keuangan daerah sekaligus mempercepat tercapainya Universal Health Coverage (UHC) 100%.


Tak hanya itu, Ning Lia juga aktif memperjuangkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat menjangkau santri di pesantren, serta mendorong kuota khusus bagi penyandang disabilitas dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB).


“Akses pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama kesejahteraan. Negara harus hadir memastikan kelompok rentan tidak tertinggal,” tegasnya.



Kiprah Ning Lia tak berhenti di ruang sidang. Ia juga menggagas kerja sama antara DPD RI Jawa Timur dan Ombudsman Jawa Timur melalui pembentukan Posko Pengaduan Bersama DPD–Ombudsman sebagai wadah bagi masyarakat menyampaikan keluhan terkait pelayanan publik.


Selain karena latar belakang keluarganya sebagai keponakan Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PP Muslimat NU sekaligus mantan Gubernur Jawa Timur, Ning Lia dikenal karena kerja nyatanya di lapangan.


Selama masa reses tahun ini, ia tercatat telah menyambangi sedikitnya 14 lokasi di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur untuk berdialog langsung dengan masyarakat.


“Turun ke masyarakat adalah cara terbaik memahami realitas kebijakan. Dari sanalah lahir aspirasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan rakyat,” ujar Lia.


Dengan gaya komunikasi yang hangat dan empati yang kuat terhadap masyarakat kecil, Ning Lia kembali menunjukkan bahwa politik bisa dijalankan dengan hati, dan penghargaan yang diterimanya menjadi bukti nyata dari dedikasi tersebut. (Had) 

Bagikan:

Komentar