|
Menu Close Menu

Jelang Operasi Lilin Semeru 2025, Polres Malang Matangkan Pengamanan Libur Nataru

Kamis, 18 Desember 2025 | 19.31 WIB

Rapat Polres Malang dalam rangka mematangkan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Malang– Kepolisian Resor (Polres) Malang terus mematangkan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Operasi Lilin Semeru 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolres Malang, Kamis (18/12/2025), dan diikuti seluruh personel yang terlibat langsung dalam operasi pengamanan akhir tahun.


Sebanyak 258 personel disiapkan untuk mengamankan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah hukum Polres Malang. Melalui Latpraops ini, Polres Malang berupaya menyamakan pola tindak, memperkuat koordinasi lintas fungsi, serta memastikan setiap personel memahami tugas, peran, dan tanggung jawabnya di lapangan.


Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. menegaskan bahwa Operasi Lilin Semeru tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas. Menurutnya, operasi ini merupakan bagian dari pelayanan publik yang memiliki dimensi sosial dan spiritual, terutama dalam menjaga kekhusyukan dan kenyamanan masyarakat saat merayakan Natal dan menyambut pergantian tahun.


“Operasi Lilin merupakan gelar pelayanan publik yang bersifat sosial dan spiritual. Ini bukan sekadar pengamanan arus lalu lintas, tetapi panggilan tugas untuk menjaga momen sosial dan spiritual warga dalam suasana Natal dan Tahun Baru,” ujar AKBP Danang.


Ia menjelaskan, pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 harus dipahami sebagai bentuk transformasi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setidaknya terdapat tiga aspek transformasi yang perlu diwujudkan, yakni perubahan orientasi dari sekadar pengamanan lalu lintas menjadi pelayanan sosial-spiritual yang menyeluruh, pergeseran pola kerja dari statis dan administratif menuju demonstratif serta adaptif, serta peran polisi yang tidak hanya menjaga, tetapi juga memperkuat rasa aman dan makna kebersamaan di tengah masyarakat.


“Operasi Lilin bukan rutinitas, tetapi transformasi. Dari fokus lalu lintas menjadi pelayanan sosial-spiritual yang menyeluruh, dari pola statis menuju adaptif, dan dari sekadar penjaga menjadi penguat rasa aman,” jelasnya.


Dalam arahannya, Kapolres Malang juga menekankan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru. Ia berharap, kehadiran aparat di lapangan dapat memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.


“Buat masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran kita. Polisi harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegas AKBP Danang.


Latpraops Operasi Lilin Semeru 2025 ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan Polres Malang sebelum operasi pengamanan resmi digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Dengan persiapan yang matang, Polres Malang menargetkan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kabupaten Malang dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Den)

Bagikan:

Komentar