![]() |
| Ning Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jatim saat acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, di Lumajang.(Dok/Istimewa). |
Piagam penghargaan bernomor 100.3.3/KPTS/033.2/2025 diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah di Bumi Perkemahan Glagah Arum Kedang Tepus, Senduro, Lumajang, bertepatan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, Jumat (12/12). Momentum ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup demi masa depan generasi mendatang.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengapresiasi peran aktif Anggota DPD RI Komite III periode 2025–2029 yang akrab disapa Ning Lia tersebut. Menurutnya, kampanye Shodaqoh Oksigen menghadirkan pendekatan sederhana namun berdampak luas, karena mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dari berbagai lapisan.
“Gerakan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menghidupkan kesadaran kolektif untuk mencintai lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga,” ujar Gubernur Khofifah.
Pemprov Jawa Timur menilai inisiatif Shodaqoh Oksigen sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan, di mana pelestarian alam berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi rakyat. Melalui berbagai aktivitas berbasis lingkungan, kampanye ini turut mendorong keterlibatan UMKM dan kelompok masyarakat dalam menciptakan ekosistem hijau yang produktif.
Sementara itu, usai menerima penghargaan, Lia Istifhama menyampaikan rasa syukur dan menegaskan komitmennya untuk terus memperluas gerakan pelestarian lingkungan. Ia mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Seperti pesan Ibu Gubernur, jika bisa, minimal menanam satu pohon di setiap momen ulang tahun, agar alam semakin mencintai kita kembali,” tutur Ning Lia.
Putri ulama karismatik tersebut menambahkan, kecintaan terhadap alam merupakan wujud rasa syukur sekaligus investasi moral untuk memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati lingkungan yang sehat, lestari, dan berkelanjutan. (Red)


Komentar