![]() |
| Tim Relawan BAGANA PW GP Ansor Jatim saat menyalurkan bantuan ke daerah terisolir di Aceh Tamiang.(Dok/Istimewa). |
Jalur darat menuju desa sasaran tidak dapat dilalui karena kondisi jalan yang rusak berat dan terputus di sejumlah titik. Setelah melakukan koordinasi dan asesmen lapangan, tim relawan akhirnya memutuskan menggunakan jalur sungai sebagai satu-satunya alternatif untuk menjangkau lokasi.
Namun, tantangan tidak berhenti di situ. Dalam perjalanan menyusuri sungai, perahu yang mengangkut logistik bantuan sempat terdampar di tengah sungai akibat kondisi kedangkalan dan arus yang tidak stabil. Para relawan harus bekerja keras dengan tenaga manual untuk mengevakuasi dan mendorong perahu agar dapat kembali melanjutkan perjalanan.
Wakil Kepala Satuan Khusus (Wakasatsus) BAGANA PW GP Ansor Jawa Timur, Hendro Eko Purwanto, yang turut terjun langsung di lapangan, menyampaikan bahwa kondisi medan menjadi ujian nyata bagi misi kemanusiaan tersebut.
“Medan yang kami hadapi sangat berat. Jalur darat tidak bisa ditempuh, jalur sungai pun penuh tantangan. Namun semangat relawan tetap solid agar bantuan bisa sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Dengan semangat gotong royong dan disiplin lapangan, bantuan akhirnya berhasil disalurkan kepada warga Desa Suka Makmur. Kehadiran relawan BAGANA dan Nurul Hayat disambut hangat oleh masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses bantuan akibat kondisi geografis.
Selain bantuan darurat, Kasatkorwil Banser Jawa Timur, H. Riza Ali Faizin, juga menyampaikan bahwa Ansor Jawa Timur tengah mempersiapkan program pembangunan Sumur Cincin Resapan sebagai solusi jangka menengah dan panjang bagi persoalan air bersih di wilayah tersebut. Program ini direncanakan berlokasi di Dusun Dua Suka Jaya, Desa Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang.
“Warga sangat membutuhkan sumur ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selama ini mereka mengandalkan air sungai, namun saat musim hujan air sungai bercampur lumpur dan tidak layak digunakan. Karena itu, pembangunan sumur menjadi kebutuhan mendesak,” jelas H. Riza Ali Faizin.
Upaya ini menegaskan bahwa kehadiran Ansor dan Banser Jawa Timur tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat semata, melainkan berlanjut pada program pemulihan dan penguatan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Melalui kerja-kerja kemanusiaan ini, BAGANA PW GP Ansor Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di wilayah-wilayah terpencil dan terisolir, memastikan tidak ada masyarakat yang terabaikan dalam situasi darurat maupun pascabencana. (Red)


Komentar