![]() |
| Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) II GP Ansor Kabupaten Gresik.(Dok/Istimewa). |
Sebanyak 56 peserta mengikuti kegiatan kaderisasi lanjutan ini. Mereka berasal dari wilayah Kedamean maupun dari luar daerah. PKD II menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas kepemimpinan kader Ansor agar siap berkhidmat di tengah masyarakat.
Pembukaan kegiatan dihadiri unsur Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kedamean beserta badan otonom NU, Muspika Kecamatan Kedamean, perwakilan organisasi kepemudaan, serta jajaran pengurus PC GP Ansor Gresik. Kehadiran lintas elemen tersebut mencerminkan kuatnya sinergi dalam pembinaan kader kepemudaan.
Ketua PAC GP Ansor Kedamean, Achmad Saiful Amri, menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kekompakan kader di tengah derasnya isu yang berkembang di ruang publik. Ia mengingatkan agar kader Ansor tidak mudah terprovokasi dan tetap fokus pada pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
“Soliditas organisasi dan kesetiaan pada nilai Ahlussunnah wal Jama’ah menjadi kunci agar GP Ansor tetap kuat dan berdaya,” ujarnya, Sabtu (17/01/2026).
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Gresik, M. Ludfi Khambali Abdillah, menyampaikan apresiasi kepada PAC GP Ansor Kedamean atas konsistensi gerak organisasi yang terus terjaga. Menurutnya, PAC GP Ansor Kedamean mampu menunjukkan eksistensi melalui kegiatan yang positif, progresif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga mendorong penguatan kaderisasi serta sinergi berkelanjutan dengan berbagai elemen masyarakat dan badan otonom NU. “Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus bergerak, berkhidmat, dan menjaga marwah organisasi GP Ansor di semua tingkatan,” katanya.
Dalam sesi rembuk pemuda, Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Rijal Mumazziq, Z., menekankan perlunya perubahan pola gerak pemuda Ansor. Ia mengajak kader untuk mengurangi kegiatan seremonial dan memperbanyak aksi sosial yang berdampak nyata.
“Kurangi seremonial, perbanyak aksi sosial, agar pemuda benar-benar menjadi penggerak kebaikan yang manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan PKD II ini juga dihadiri Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa’ Safril. Dalam arahannya, ia memompa semangat kader agar peka terhadap perkembangan zaman dan siap berada di garda terdepan dalam menjaga marwah Nahdlatul Ulama.
“Jika ada yang mengganggu NU, maka kader Ansor harus maju terdepan,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat khidmat ber-Ansor harus dijalankan secara sungguh-sungguh dan istiqamah, serta diimbangi dengan optimalisasi media sosial agar gerakan Ansor semakin luas dan berdampak.
Melalui PKD II ini, GP Ansor Gresik meneguhkan komitmen kaderisasi berkelanjutan, memperkuat soliditas organisasi, serta mengokohkan peran pemuda sebagai motor penggerak sosial, keumatan, dan kebangsaan. (Red)


Komentar