![]() |
| Tim SPPG Sukowiryo Bondowoso saat menyalurkan MBG ke Sekolah.(Dok/Istimewa). |
![]() |
| Para siswa tampak menikmati menu MBG dari SPPG Sukowiryo.(Dok/Istimewa). |
“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menjadi kontribusi nyata dalam pemenuhan gizi tambahan bagi siswa, sehingga mereka dapat tumbuh dan belajar secara optimal,” ujar Ali Hasan, Selasa (20/1/2026).
Ali Hasan yang juga dikenal sebagai Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha KAHMI (BPP HIPKA) menilai, program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga memiliki efek domino terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Anak dengan asupan gizi yang baik cenderung memiliki konsentrasi belajar lebih tinggi, tingkat kehadiran sekolah yang lebih stabil, serta risiko stunting yang lebih rendah.
“Investasi gizi adalah investasi jangka panjang. Negara akan memperoleh manfaat besar ketika generasi mudanya tumbuh sehat dan produktif. Karena itu, keterlibatan dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung program ini menjadi sangat relevan,” tuturnya.
Sebagai anggota Tim Ahli (TA) DPR RI, Ali Hasan menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha lokal merupakan kunci keberhasilan program MBG. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal dan melibatkan tenaga kerja setempat, keberadaan SPPG juga mampu menggerakkan ekonomi desa dan menciptakan multiplier effect bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Pembiayaan Fiskal Perumahan Kadin Indonesia, Ali Hasan menekankan pentingnya tata kelola yang berkelanjutan dan akuntabel dalam setiap program strategis pemerintah. Menurutnya, pengelolaan SPPG yang profesional akan memastikan program MBG berjalan efektif, tepat sasaran, serta berkesinambungan.
“Ketika program sosial dikelola dengan baik, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat langsung, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan negara,” pungkasnya.
Dengan mulai beroperasinya SPPG Sukowiryo, diharapkan upaya pemenuhan gizi anak di Kabupaten Bondowoso semakin optimal, sekaligus menjadi model kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. (Red)



Komentar