|
Menu Close Menu

Gubernur Khofifah Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Kebutuhan Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 10.02 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengajak puluhan murid berkebutuhan khusus dari Kota dan Kabupaten Madiun dengan mengajak mereka berbelanja kebutuhan Lebaran di Sun City Mall Madiun.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Madiun— Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berbagi kebahagiaan dengan puluhan murid berkebutuhan khusus dari Kota dan Kabupaten Madiun dengan mengajak mereka berbelanja kebutuhan Lebaran di Sun City Mall Madiun, Kamis (12/3/2026).


Sebanyak 95 murid dari berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB) tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dengan didampingi para guru, mereka bebas memilih kebutuhan Lebaran seperti pakaian, sandal, hingga sepatu menggunakan voucher yang telah disediakan.


Dalam kesempatan itu, Khofifah turut berinteraksi langsung dengan para murid. Ia bahkan sempat membantu salah satu siswa memilih pakaian sekaligus mencarikan ukuran yang sesuai. Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat saat para murid mencoba pakaian serta melakukan pembayaran di kasir.


Selain voucher belanja, setiap murid juga menerima uang saku sebesar Rp200 ribu, serta paket makanan untuk berbuka puasa dan camilan yang dapat dibawa pulang. Para guru pendamping turut mendapatkan paket sembako dan bantuan uang tunai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendampingi dan mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.


Khofifah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kesalehan sosial sekaligus mempererat rasa persaudaraan di bulan suci Ramadan.


“Rasanya terharu dan bahagia bisa mengajak 95 murid berkebutuhan khusus belanja bersama kebutuhan Lebaran. Ini menjadi cara untuk menebar kebahagiaan sekaligus meningkatkan kesalehan sosial di bulan Ramadan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan serupa lebih banyak menyasar lansia dan anak yatim. Namun pada Ramadan kali ini, ia ingin berbagi kebahagiaan secara langsung dengan para penyandang disabilitas.


Menurutnya, anak-anak berkebutuhan khusus tetap memiliki semangat yang kuat untuk meraih masa depan meski menghadapi berbagai keterbatasan.


“Ada saudara kita yang memiliki keterbatasan pada penglihatan, pendengaran, wicara maupun fisik. Namun mereka tetap memiliki semangat untuk menjalani kehidupan yang baik,” kata Khofifah.


Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi bersama siswa dan guru SLB menjadi pengingat pentingnya membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.


“Bersapa dan berbagi seperti ini menjadi bagian dari membangun kesalehan sosial sekaligus memperkuat persaudaraan,” ungkapnya.


Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan orang tua yang dengan penuh kesabaran mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus dalam proses pendidikan dan kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, salah satu pendamping dari SLB Bhakti Luhur Kota Madiun, Suster Mia, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada para siswa.


“Baru tahun ini ada kegiatan seperti ini. Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah membantu anak-anak disabilitas,” ujarnya.


Salah satu siswi SLB kelas VII, Paudi, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengaku senang bisa memilih sendiri pakaian yang akan dikenakan saat Hari Raya Idulfitri.


“Terima kasih Ibu Gubernur Khofifah,” ucapnya singkat dengan wajah bahagia. (Had) 

Bagikan:

Komentar