![]() |
| Kegiatan Sarasehan, Temu Kader dan Alumni KOPRI Yogyakarta di Omah PMII DIY. (Dok/Istimewa). |
Melalui agenda bertajuk “Sarasehan, Temu Kader dan Alumni KOPRI Yogyakarta”, kegiatan tersebut digelar di Omah PMII DIY pada Minggu (8/3/2026). Acara mengusung tema “Empowering Women, Inspiring Social Change” sebagai upaya mendorong peran perempuan dalam menciptakan perubahan sosial yang lebih luas.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara kader aktif dan para alumni KOPRI di wilayah Yogyakarta.
Acara diawali dengan talk show inspiratif yang menghadirkan dua narasumber, yakni Hidayatut Thoyyibah, S.Ag., M.A., yang membahas peran strategis kader dan alumni KOPRI dalam struktur sosial, serta Derina Faslig Silitonga, S.Hub.Int., M.H.I., yang menyoroti pentingnya pengarusutamaan kesetaraan gender dalam ranah hukum, ekonomi, dan politik.
Diskusi tersebut menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai sektor, sekaligus mendorong lahirnya kepemimpinan perempuan yang kuat dan berdaya di ruang publik.
Sementara itu, sesi sarasehan yang menjadi puncak acara dipimpin oleh sejumlah tokoh senior KOPRI, di antaranya Khotimatul Husna, S.Ag., M.H. selaku Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII DIY, Siti Zubaedah Muhtadi Sy., serta Dewi Nurhasanah yang merupakan alumni KOPRI PMII.
Dalam forum tersebut, para peserta menyepakati sejumlah langkah strategis sebagai tindak lanjut konsolidasi antara kader aktif dan alumni KOPRI di Yogyakarta.
Beberapa poin penting yang disepakati antara lain pembentukan grup komunikasi lintas generasi sebagai kanal komunikasi digital antara kader aktif dan alumni, penyelenggaraan forum komunikasi rutin yang direncanakan berlangsung setiap tiga bulan sekali, serta penguatan pendampingan kader melalui sistem mentoring oleh para alumni.
Ketua KOPRI PC PMII DIY, Ratna Tiara, mengatakan pembentukan forum konsolidasi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan gerakan perempuan di lingkungan PMII.
“Kami ingin memastikan bahwa ilmu, pengalaman, dan semangat para senior tidak terputus. Dengan begitu, kader yang saat ini sedang berproses memiliki arah dan dukungan yang kuat dalam melakukan perubahan sosial,” ujarnya.
Melalui inisiatif ini, KOPRI PMII DIY berharap dapat memperkuat jejaring perempuan lintas generasi sekaligus melahirkan kader-kader perempuan yang tidak hanya kritis dalam gagasan, tetapi juga solid dalam gerakan sosial. (Ab)


Komentar