|
Menu Close Menu

Polres Trenggalek Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau Jelang Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 11.39 WIB

Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Trenggalek.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Trenggalek– Kepolisian Resor Trenggalek menggelar Gerakan Pangan Murah Polri di Balai Desa Parakan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (13/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari program serentak yang dilaksanakan jajaran Polri di berbagai daerah dan terhubung secara daring dengan Wakapolri, Perum Bulog, serta Kementerian Pertanian.


Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K. mengatakan, program tersebut digelar sebagai langkah nyata membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.


Menurutnya, menjelang Lebaran biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga. Karena itu, diperlukan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.


“Gerakan Pangan Murah Polri merupakan bentuk nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Ridwan.


Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian bersama untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas distribusi dan harga bahan pokok di daerah.


Polri, lanjutnya, memiliki komitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, kegiatan ini juga dinilai menjadi langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan nasional.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Trenggalek menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya 1 ton beras SPHP dijual seharga Rp57 ribu per 5 kilogram, 50 liter minyak goreng merek Fortune seharga Rp17 ribu per liter, serta 1 kuintal gula pasir dengan harga Rp15.500 per kilogram.


“Melalui Gerakan Pangan Murah ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar