|
Menu Close Menu

Ramadhan Berkah, MAC Bagikan 15.700 Paket Takjil kepada Masyarakat

Minggu, 08 Maret 2026 | 00.38 WIB

Kegiatan menyiapkan makan untuk berbuka puasa oleh Malang Autism Center (MAC). (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang – Program sosial Nasi Berkah Ramadhan yang digagas Malang Autism Center (MAC) kembali digelar pada Ramadhan 2026. Selain membagikan makanan berbuka puasa kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pelatihan keterampilan bagi anak-anak autisme yang menjalani terapi dan pendidikan di pusat tersebut.


Dalam 15 hari pertama pelaksanaan, sejak 19 Februari hingga 5 Maret 2026, tim MAC telah menyalurkan 15.700 paket nasi berkah kepada masyarakat. Setiap hari, paket makanan tersebut didistribusikan ke sekitar 30 masjid di berbagai wilayah Malang untuk membantu menyediakan menu berbuka puasa bagi para jamaah.


Program ini terus berkembang sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023. Pada tahun pertama, sekitar 1.100 kotak nasi berhasil dibagikan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 2.200 kotak pada 2024, kemudian melonjak hingga 11.000 kotak pada Ramadhan 2025.


Pendiri MAC, Mohammad Cahyadi, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para siswa.


“Program Nasi Berkah bukan hanya tentang berbagi makanan. Anak-anak belajar memasak, mengemas, hingga mendistribusikan makanan. Proses ini melatih kerja sama, tanggung jawab, dan kemandirian mereka,” ujarnya.


Seluruh proses produksi melibatkan anak-anak autisme yang didampingi para terapis. Mereka berpartisipasi dalam berbagai tahapan kerja, mulai dari menyiapkan bahan, memasak, mengemas nasi berkah, hingga mengantarkan paket makanan ke lokasi distribusi.


Pada Ramadhan tahun ini, MAC juga menghadirkan inovasi baru berupa MAC Water, produk air minum dalam kemasan yang proses pengisiannya juga menjadi bagian dari pelatihan keterampilan bagi para siswa.


Setiap hari sekitar 10 siswa terlibat langsung dalam kegiatan produksi dengan pembagian tugas yang berbeda-beda. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membiasakan mereka bekerja secara terstruktur dan bertanggung jawab terhadap peran masing-masing.


Cahyadi menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya MAC membangun learning center yang memberi ruang bagi anak-anak autisme untuk mengembangkan keterampilan kerja dan kemandirian.


“Anak-anak memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan kesempatan dan pendampingan yang tepat, mereka dapat berkarya dan memberi kontribusi bagi masyarakat,” katanya.


MAC juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan relawan yang terus mendukung keberlanjutan program tersebut. Dukungan dari berbagai pihak memungkinkan kegiatan berbagi sekaligus pelatihan keterampilan ini terus berlangsung setiap tahun.


Melalui program Nasi Berkah Ramadhan, MAC berharap masyarakat semakin memahami bahwa anak-anak autisme memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan menjadi bagian aktif dari lingkungan sekitarnya.


Program ini membawa pesan sederhana namun bermakna: satu nasi, seribu doa, mengalirkan keberkahan. (Red) 

Bagikan:

Komentar