![]() |
| Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB Muhammad Hilman Mufidi, S.E., S.H., atau Gus Hilman dalam acara Bimtek bagi UMKM di Kota Pasuruan.(Dok/Istimewa). |
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Pemanfaatan Manajemen UMKM Berbasis AI di Hotel Ascent Premiere, Kota Pasuruan, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat (PKPRIM) yang diinisiasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi X DPR RI.
Puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor tampak antusias mengikuti kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan manajerial dan inovasi usaha berbasis teknologi digital.
Dalam sambutannya, Gus Hilman menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi langkah penting agar UMKM mampu berkembang lebih besar di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.
“Hari ini menjadi momentum istimewa karena kita dapat belajar langsung dari BRIN untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas UMKM agar semakin berkembang dan mampu bersaing lebih luas,” ujar Gus Hilman.
Pria kelahiran Gresik tahun 2000 yang juga dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin itu menilai kolaborasi antara dunia usaha, riset, dan kebijakan publik sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Materi utama dalam bimtek disampaikan oleh narasumber BRIN, Aswin Firmansyah, yang memaparkan strategi pengelolaan usaha berbasis AI.
Peserta mendapatkan wawasan mengenai optimalisasi manajemen bisnis, peningkatan efisiensi operasional, hingga penguatan daya saing produk melalui pemanfaatan teknologi digital.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi peserta untuk memahami penerapan AI secara praktis dalam pengembangan usaha masing-masing.
Program ini diharapkan mampu melahirkan pelaku UMKM yang lebih inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut ditutup dengan sesi foto bersama serta dialog hangat antara peserta, narasumber, dan pemangku kebijakan.
Melalui sinergi BRIN dan Komisi X DPR RI, para pelaku UMKM di Pasuruan diharapkan tidak hanya bertumbuh secara jumlah, tetapi juga semakin unggul dari sisi kualitas, inovasi, dan keberlanjutan usaha. (Red)


Komentar