|
Menu Close Menu

Halal Bihalal IKG Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Gorontalo–Jawa Timur

Selasa, 21 April 2026 | 15.22 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat hadir dalam acara Ikatan Keluarga Gorontalo (IKG) di Jawa Timur di Surabaya. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya — Ikatan Keluarga Gorontalo (IKG) di Jawa Timur menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Surabaya, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang strategis memperkuat kolaborasi antar daerah.


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, serta Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Turut hadir juga Anggota DPD RI Dapil Gorontalo, Fadel Muhammad, serta Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman Laisa.


Dalam sambutannya, Emil menekankan pentingnya menjadikan momentum silaturahmi sebagai pijakan untuk membangun kerja sama yang lebih konkret antara Gorontalo dan Jawa Timur.


“Kita tidak boleh hanya bertemu di acara seperti ini, tetapi harus ada langkah nyata yang kita wujudkan bersama untuk kesejahteraan masyarakat kedua provinsi,” ujarnya.


Ia berharap hubungan kedua daerah dapat terus diperkuat melalui kolaborasi di berbagai sektor strategis, seperti perdagangan, investasi, hingga pengembangan sumber daya manusia.


Menurutnya, sinergi antar daerah akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.


Sementara itu, Gusnar Ismail menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama yang terbuka.


“Secara sengaja saya hadir bersama Ibu Ketua PKK untuk menyerap aspirasi warga Gorontalo di Jawa Timur, sekaligus menindaklanjuti peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kami siap membangun kolaborasi yang konkret dan bermakna,” tegasnya.


Ia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan perkembangan program pemerintahan dan pembangunan di Gorontalo kepada masyarakat diaspora, sekaligus mempererat hubungan emosional antara pemerintah daerah dan warganya.


Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga berkembang menjadi forum diplomasi daerah yang produktif. Kehadiran dua pimpinan daerah tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan kerja sama berkelanjutan guna mempercepat pembangunan di kedua provinsi.


Momentum ini menegaskan bahwa sinergi lintas daerah dan peran aktif diaspora dapat menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan bersama, sekaligus mempererat persatuan dalam bingkai kebangsaan. (Had) 

Bagikan:

Komentar