![]() |
| Kunjungan KI Sumenep ke KI Jatim di Sidoarjo.(Dok/Istimewa). |
Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan koordinasi lima komisioner KI Sumenep ke kantor Komisi Informasi Jawa Timur pada Senin (27/4/2026). Rombongan yang terdiri dari Ketua KI Sumenep Moh Rifai bersama Ahmad Ainol Horri, Kamarullah, Hasdani Roi, dan Winanto melakukan diskusi intensif terkait persiapan HKIN sekaligus penguatan program transparansi publik.
Ketua KI Sumenep, Moh Rifai, menegaskan bahwa kunjungan ini memiliki makna penting, tidak sekadar membahas teknis pelaksanaan HKIN, tetapi juga sebagai langkah memperdalam strategi dalam membangun tata kelola informasi yang lebih terbuka dan responsif.
“Koordinasi ini menjadi bagian dari persiapan HKIN sekaligus forum berbagi strategi untuk semakin meningkatkan keterbukaan informasi publik, khususnya di Kabupaten Sumenep,” ujar Rifai.
Kehadiran KI Sumenep disambut langsung oleh Ketua KI Jawa Timur A. Nur Aminuddin, Wakil Ketua Yunus Mansur Yasin, dan Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Elis Yusniyawati.
Dalam pertemuan tersebut, KI Jawa Timur memberikan apresiasi atas langkah progresif KI Sumenep yang dinilai aktif dan konsisten dalam memperluas implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik di tingkat daerah.
Ketua KI Jawa Timur, A. Nur Aminuddin, menyebut semangat dan kinerja komisioner KI Sumenep sebagai energi positif dalam memperkuat budaya transparansi di Jawa Timur.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja komisioner baru KI Sumenep. Pergerakannya sangat baik dan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik,” ungkapnya.
Ia berharap, sinergi yang terus terbangun antara KI Sumenep dan KI Jawa Timur mampu memperkuat budaya keterbukaan di lingkungan badan publik, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan hak atas informasi secara optimal.
Melalui koordinasi ini, KI Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik. Momentum HKIN pun diharapkan menjadi penguat semangat bersama dalam mewujudkan pelayanan informasi yang semakin berkualitas bagi masyarakat. (Had)


Komentar