|
Menu Close Menu

Polres Trenggalek Perkuat Sabuk Kamtibmas, Bangun Sinergi Masyarakat Jaga Stabilitas Daerah

Kamis, 30 April 2026 | 19.55 WIB

Kegiatan Apel Besar Sabuk Kamtibmas di halaman Mapolres Trenggalek, Jawa Timur. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Trenggalek – Menyikapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang terus berkembang, Kepolisian Resor Trenggalek menggelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas di halaman Mapolres Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan ini diikuti seluruh anggota Polres Trenggalek bersama perwakilan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.


Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., ditegaskan bahwa apel besar tersebut mengusung tema “Mewujudkan Sinergitas Polda Jawa Timur Bersama Sabuk Kamtibmas dan Potensi Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas, Keamanan, Ketertiban, dan Keutuhan Sosial di Wilayah Jawa Timur.”


“Apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial melainkan wujud nyata dari komitmen bersama dalam memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Ridwan Maliki.


Ia menjelaskan, Sabuk Kamtibmas memiliki peran strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, pelindung masyarakat dari konflik sosial, serta benteng bersama dalam menjaga stabilitas daerah.


Menurutnya, Jawa Timur ke depan akan menghadapi berbagai tantangan kompleks, mulai dari potensi konflik sosial, infiltrasi kepentingan kelompok tertentu dalam aksi massa, penyebaran hoaks dan propaganda digital, radikalisme, intoleransi, bencana alam, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga dampak perkembangan geopolitik global yang dapat memengaruhi ketertiban daerah.


“Oleh karena itu, Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kunci utama dalam menjaga Harkamtibmas adalah sinergi, soliditas, dan partisipasi aktif masyarakat,” tegasnya.


Melalui penguatan Sabuk Kamtibmas, Polres Trenggalek menekankan sejumlah langkah strategis, di antaranya memperkuat deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan, membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan, serta menjadikan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.


Selain itu, seluruh elemen juga diajak meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla, bencana alam, dan potensi krisis sosial yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.


Polri juga menekankan pentingnya menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat, damai, dan bermartabat, bebas dari provokasi, tindakan anarkis, maupun disinformasi.


“Saya mengajak seluruh peserta apel untuk menjadi agen pendingin di masyarakat. Menjaga persatuan dan kesatuan, menangkal segala bentuk provokasi, meningkatkan kewaspadaan sosial, serta menjadi pelopor dalam menjaga Jawa Timur tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.


Kapolres Trenggalek juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur masyarakat yang selama ini telah berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di Kabupaten Trenggalek.


“Terwujudnya Kamtibmas di Kabupaten Trenggalek yang aman dan kondusif saat ini tak lepas dari peran serta dan partisipasi dari saudara sekalian,” imbuhnya.


Apel tersebut turut dihadiri pejabat utama Polres Trenggalek, jajaran Kapolsek, perwakilan perguruan pencak silat, RAPI, Senkom, hingga komunitas pengemudi ojek online yang beroperasi di wilayah Trenggalek.


Melalui momentum ini, Polres Trenggalek menegaskan komitmennya untuk terus membangun keamanan berbasis kebersamaan, memperkuat solidaritas sosial, dan memastikan Jawa Timur tetap menjadi wilayah yang aman, harmonis, dan produktif. (Red) 

Bagikan:

Komentar