![]() |
| Presiden RI Prabowo Subianto saat melantik enam pejabat baru di Istana Merdeka, Jakarta. (Dok/Setkab RI). |
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan diawali pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ucap Presiden Prabowo saat memandu sumpah jabatan.
“Demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara, bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” lanjutnya.
Adapun enam pejabat yang dilantik mengemban posisi strategis baru di pemerintahan, yakni:
Hanif Faisol sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan
Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP)
Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)
Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional
Muhammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup
Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi
Perubahan ini menunjukkan langkah strategis Presiden Prabowo dalam menempatkan figur-figur berpengalaman untuk memperkuat koordinasi pemerintahan, komunikasi publik, ketahanan pangan, serta sektor lingkungan hidup.
Masuknya sejumlah nama baru di posisi penting diharapkan mampu meningkatkan sinergi antar lembaga, mempercepat implementasi program prioritas nasional, dan menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Pelantikan ini juga mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam memastikan Kabinet Merah Putih tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta dinamika nasional maupun global.
Dengan susunan baru ini, pemerintahan diharapkan semakin optimal dalam mewujudkan agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, stabilitas negara, dan kemajuan Indonesia secara berkelanjutan. (Ham)


Komentar