![]() |
| Ribuan warga menyambut kedatangan Haji Her di Pamekasan. (Dok/Facebook Madura Insight). |
Antusiasme masyarakat terlihat sejak rombongan melintas di sejumlah wilayah. Warga memadati pinggir jalan mulai dari Pasar Blega, Bangkalan, Sampang, hingga Pamekasan. Mereka rela menunggu untuk sekadar menyapa dan bersalaman langsung dengan Haji Her sebagai bentuk dukungan dan kedekatan emosional.
Puncak penyambutan terjadi saat Haji Her tiba di Pamekasan. Ribuan warga dari kawasan Arek Lancar hingga kediamannya telah berkumpul, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Setibanya di rumah, Haji Her langsung menyampaikan sambutan di hadapan masyarakat yang telah menanti. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kesehatan yang masih diberikan serta apresiasi atas dukungan dan doa masyarakat Madura.
“Alhamdulillah saya masih diberi kesehatan dan bisa bersama-sama dengan masyarakat untuk tetap memperjuangkan nasib petani tembakau. Terima kasih atas doa saudara-saudara dan masyarakat Madura,” ujarnya, Minggu (12/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rencana untuk bersilaturahmi dan meminta nasihat kepada tokoh agama, Raden KH Muhammad Rofi'i Baidhowi, guna mendapatkan arahan dalam menentukan langkah ke depan, khususnya terkait masa depan petani tembakau.
“Malam ini saya akan mendatangi beliau untuk meminta petuah terkait langkah-langkah ke depan dalam memikirkan masa depan petani tembakau,” imbuhnya.
Usai memberikan sambutan, Haji Her kemudian menuju kediamannya dengan pengawalan ketat untuk bertemu keluarga. Momen pertemuan tersebut berlangsung haru, diwarnai tangis bahagia setelah sekian waktu terpisah.
Sebagai ungkapan rasa syukur, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang diikuti masyarakat. Harapan besar pun disampaikan warga agar Haji Her terus konsisten memperjuangkan kepentingan petani, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Madura yang selama ini bergantung pada sektor tembakau. (Had)


Komentar