|
Menu Close Menu

Kado HJKS ke-733, Anas Karno Perkuat Posga Kampung dan Kawal Dukungan Anggaran Kesehatan Warga

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08.40 WIB

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno memberikan bantuan Posga di RW 03 Penjaringansari, Kecamatan Rungkut, Surabaya.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya– Momentum Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tidak hanya dirayakan melalui berbagai kegiatan seremonial. Perhatian terhadap kesehatan masyarakat di tingkat kampung juga menjadi bagian penting dalam perayaan tahun ini.


Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Anggota Badan Anggaran (Banggar), Anas Karno, turun langsung membantu Posga RW 03 Penjaringansari, Kecamatan Rungkut, Surabaya dengan menyerahkan bantuan alat timbang badan, Jumat (29/5/2026).


Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pelayanan kesehatan warga yang selama ini dijalankan Posga sebagai ujung tombak layanan kesehatan di lingkungan permukiman.


Kehadiran bantuan itu disambut antusias para kader Posga dan warga setempat. Di kawasan padat penduduk seperti Penjaringansari, Posga memiliki peran strategis dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat, mulai dari ibu hamil, balita, hingga lansia.


Ketua Posga Cut Mutia RW 03 Penjaringansari, Yulis Hidayati, mengaku bantuan alat timbang tersebut sangat membantu pelaksanaan layanan kesehatan rutin yang digelar setiap bulan.


“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat untuk kegiatan Posga kami. Penimbangan balita jadi lebih nyaman dan pelayanan kesehatan warga juga semakin baik,” ujarnya.


Di balai RW yang menjadi lokasi kegiatan Posga, suasana tampak ramai dengan kehadiran para ibu yang membawa balita untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang.


Menurut para kader, alat timbang yang memadai menjadi kebutuhan penting untuk memastikan proses pemantauan kesehatan anak berjalan lebih optimal dan akurat.


Anas Karno mengatakan, peringatan HJKS seharusnya menjadi momentum menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Menurut legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut, perhatian terhadap kesehatan anak-anak merupakan bagian penting dalam menjaga keberhasilan Surabaya sebagai kota dengan komitmen kuat terhadap program Zero Stunting.


“Pak Wali Kota Eri Cahyadi dan Pak Wakil Wali Kota Armuji punya perhatian besar terhadap kesehatan warga, terutama anak-anak. Kami di DPRD ikut mendukung dengan memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat kampung karena Posga adalah garda terdepan,” tegasnya.


Anas menilai penguatan layanan kesehatan tidak cukup hanya melalui program pemerintah kota, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai hingga tingkat lingkungan terkecil.


Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penguatan fasilitas Posga melalui dukungan kebijakan dan anggaran daerah.


Sebagai Anggota Banggar DPRD Surabaya, Anas menilai fasilitas kesehatan berbasis kampung harus menjadi perhatian bersama agar pelayanan dasar masyarakat semakin merata dan berkualitas.


“Ini bukan sekadar bantuan sesaat. Ke depan kami ingin fasilitas Posga di kampung-kampung semakin baik supaya pelayanan kesehatan warga juga semakin maksimal. Penguatan kesehatan masyarakat harus dimulai dari tingkat RW,” ujar Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPC PDI Perjuangan Surabaya tersebut.


Posga sendiri merupakan layanan kesehatan keluarga terintegrasi milik Pemerintah Kota Surabaya yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, balita, usia produktif, hingga lansia.


Bagi warga Penjaringansari, bantuan alat timbang badan tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dapat dimulai dari langkah sederhana yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.


Anas berharap langkah kecil tersebut dapat menjadi bagian dari upaya yang lebih besar dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis kampung di seluruh wilayah Surabaya.


Ia menegaskan, perhatian terhadap Posga tidak boleh berhenti pada pemberian bantuan semata, melainkan harus berlanjut melalui penguatan kebijakan dan dukungan anggaran yang berkelanjutan.


Menurutnya, pemenuhan fasilitas Posga secara merata di seluruh wilayah Surabaya menjadi kunci agar pelayanan kesehatan dasar masyarakat dapat berjalan maksimal dan berkesinambungan.


“Ini bukan sekadar bantuan sesaat. Ke depan, kami di Banggar akan mengawal agar fasilitas Posga di kampung-kampung semakin baik melalui dukungan anggaran daerah. Penguatan kesehatan masyarakat harus dimulai dan diperkuat dari tingkat bawah,” pungkasnya. (Had) 

Bagikan:

Komentar