|
Menu Close Menu

Prananda Paloh Tegaskan NasDem Siap Hadapi Pemilu 2029

Selasa, 19 Mei 2026 | 10.44 WIB

Prananda Surya Paloh, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Kendari – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, menegaskan kesiapan Partai NasDem menghadapi Pemilu 2029 melalui penguatan konsolidasi organisasi, regenerasi kader, dan pendekatan politik modern berbasis meritokrasi.


Penegasan itu disampaikan Prananda saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Sekolah Legislatif DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara di Kendari, Minggu (17/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung hingga Selasa (19/5/2026) tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa, kepala daerah, anggota DPR RI, DPRD, serta kader NasDem se-Sulawesi Tenggara.


Dalam sambutannya, Prananda menyebut NasDem telah berkembang menjadi partai modern yang bertumpu pada kualitas kader, pendekatan ilmiah, dan soliditas organisasi.


Menurutnya, dinamika politik menuju Pemilu 2029 akan semakin kompleks sehingga seluruh kader harus memperkuat militansi dan kerja organisasi hingga tingkat akar rumput.


“NasDem mampu mandiri. Kadang kita nyaman berada dalam lingkaran kekuasaan, kadang kita juga mampu menjadi sparing partner pemerintah. Ini membuktikan NasDem selalu solid, kokoh, berkembang, dan berevolusi dalam setiap pemilu,” kata Prananda.


Ia menegaskan, capaian 69 kursi legislatif yang dimiliki NasDem saat ini harus dijaga sebagai modal politik utama menghadapi kontestasi mendatang.


“Tantangan Pemilu 2029 jauh lebih kompleks. Kita mungkin akan melawan satu hegemoni partai. Maka 69 kursi yang kita miliki sekarang adalah modal dasar absolut yang tidak boleh berkurang satu pun,” tegasnya.


Prananda juga menyoroti pentingnya regenerasi dan meritokrasi di tubuh partai. Menurutnya, setiap kader memiliki peluang yang sama untuk berkembang selama mampu menunjukkan kapasitas, integritas, dan prestasi.


“Kalau memang berprestasi dan mempunyai jejak rekam yang baik, pastilah dilirik untuk meningkat posisi ke depan. Spirit meritokrasi dan emblem partai modern ini harus terus melekat di Partai NasDem,” ujarnya.


Selain penguatan organisasi, Prananda turut mendorong kader NasDem agar lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi politik yang kreatif, edukatif, dan dekat dengan generasi muda.


“Saya mengajak semua kader untuk mulai menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi politik yang kreatif dan out of the box,” katanya.


Meski demikian, ia mengingatkan seluruh kader agar tetap bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


“Kalau tidak mengerti substansi masalah atau belum mengecek kebenarannya, lebih baik diam,” pesannya.


Dalam kesempatan tersebut, Prananda juga menegaskan posisi politik Partai NasDem yang tetap mendukung pemerintahan demi menjaga stabilitas nasional, meskipun tidak berada di dalam kabinet.


“Stabilitas nasional dan suksesnya pemerintahan ini jauh lebih penting daripada NasDem itu sendiri. Indonesia nomor satu, baru NasDem nomor dua,” tandasnya.


Secara khusus, ia menaruh harapan besar kepada Sulawesi Tenggara untuk menjadi salah satu basis kekuatan baru NasDem di kawasan timur Indonesia.


“Saya yakin Sultra bisa menjadi benteng baru NasDem di Sulawesi. Kuncinya militansi, dedikasi, loyalitas, dan struktur partai yang kuat sampai tingkat akar rumput,” ujarnya.


Rakerwil dan Sekolah Legislatif DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara digelar sebagai langkah strategis memperkuat soliditas kader sekaligus menyusun arah perjuangan politik menghadapi Pemilu 2029.


Forum tersebut juga menjadi ruang konsolidasi bagi anggota legislatif dan pengurus partai untuk menyamakan visi perjuangan serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. (Red) 

Bagikan:

Komentar