|
Menu Close Menu

Pria Asal Madiun Tewas, Diduga Lompat dari Lantai 20 Hotel di Surabaya

Minggu, 03 Mei 2026 | 18.54 WIB

Ilustrasi. (Antara) 
Lensajatim.id, Surabaya— Aparat kepolisian tengah menyelidiki peristiwa meninggalnya seorang pria berinisial RO (21), warga Madiun, Jawa Timur, yang diduga terjatuh dari lantai 20 sebuah hotel di kawasan Basuki Rahmat, Surabaya, pada Sabtu (2/5/2026) malam.


Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu sempat menjadi perhatian masyarakat sekitar. Sejumlah warga yang melintas berhenti di lokasi, sehingga arus kendaraan di kawasan tersebut mengalami kepadatan sementara.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui datang ke area cafe rooftop hotel sekitar pukul 21.43 WIB.


Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, menyampaikan bahwa korban sempat memesan makanan sebelum kejadian berlangsung.


“Menurut saksi, korban datang sekira pukul 21.43 WIB ke cafe dan memesan satu jenis makanan,” ujar Vian, Minggu (3/5/2026).


Saksi menyebut korban memilih duduk di area teras setelah pesanannya datang. Selama berada di lokasi, korban tidak menunjukkan perilaku yang mencurigakan.


Tidak lama kemudian, petugas keamanan hotel mendengar suara benturan keras dari area bawah gedung.


Saat dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di area drop off lobby hotel.


Pihak kepolisian menduga korban meninggal akibat bunuh diri, namun penyebab pasti masih menunggu hasil visum dan autopsi.


“Sementara diduga kuat bunuh diri. Tapi saat ini kami masih melakukan visum dan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban,” jelas Vian.


Proses penyelidikan terus dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa secara menyeluruh.


Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, khususnya bagi masyarakat yang menghadapi tekanan psikologis atau persoalan emosional.


Dukungan keluarga, lingkungan sosial, serta akses terhadap layanan kesehatan jiwa dinilai menjadi faktor penting dalam pencegahan krisis mental.


Masyarakat yang membutuhkan bantuan psikologis diimbau untuk tidak ragu mencari pendampingan profesional melalui psikolog, psikiater, maupun fasilitas layanan kesehatan mental terdekat.


Peningkatan kesadaran bersama terhadap kesehatan mental menjadi langkah penting dalam membangun lingkungan sosial yang lebih peduli, suportif, dan responsif terhadap persoalan kemanusiaan. (Had) 

Bagikan:

Komentar