|
Menu Close Menu

Sinergi KONI Bangkalan-Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet, Matangkan Strategi Menuju Porprov Jatim 2027

Jumat, 01 Mei 2026 | 16.29 WIB

Kunjungan Studi Banding KONI Kabupaten Sumenep ke KONI Kabupaten Bangkalan. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Bangkalan— Komitmen daerah dalam memperkuat prestasi olahraga terus menunjukkan langkah progresif menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-10 tahun 2027 di Surabaya. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangkalan menerima kunjungan studi banding dari KONI Kabupaten Sumenep di Kantor KONI Bangkalan, Jalan Soekarno Hatta, Kamis (30/4/2026).


Kunjungan yang dipimpin langsung Ketua Harian KONI Sumenep, Kadir, tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat sistem pembinaan atlet, manajemen organisasi, serta peningkatan daya saing olahraga daerah.


Ketua KONI Kabupaten Bangkalan, Tajul Anwar, S.E., menegaskan bahwa agenda tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi antarlembaga, tetapi juga forum produktif untuk bertukar pengalaman dan merumuskan strategi pembinaan yang lebih efektif.


Menurut Tajul, diskusi yang berlangsung mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengembangan atlet, penguatan kelembagaan olahraga, hingga kesiapan teknis menghadapi Porprov Jatim 2027.


“Ada banyak hal yang kami diskusikan terkait upaya peningkatan prestasi atlet. Kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan strategi agar masing-masing daerah semakin siap menyongsong Porprov Jatim 2027,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, KONI Bangkalan membagikan pengalaman sukses mempertahankan posisi di jajaran 10 besar selama dua kali pelaksanaan Porprov Jawa Timur secara berturut-turut. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil nyata dari pembinaan berkelanjutan yang terstruktur dan konsisten.


Tajul menekankan, keberhasilan Bangkalan tidak diraih secara instan, melainkan melalui kerja kolektif seluruh elemen olahraga daerah yang fokus pada peningkatan kualitas atlet dan tata kelola organisasi.


“Alhamdulillah, Bangkalan mampu bertahan dua kali di peringkat 10 besar Porprov. Ini tentu menjadi hasil kerja keras seluruh elemen olahraga daerah,” tambahnya.


Salah satu inovasi yang menarik perhatian KONI Sumenep adalah terbentuknya badan sport science di Bangkalan. Pendekatan ilmiah tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan performa atlet secara modern, terukur, dan berkelanjutan.


Keberadaan sport science dianggap relevan dengan kebutuhan pembinaan olahraga masa kini, sehingga KONI Sumenep berencana mengadopsi sejumlah strategi serupa sebagai bagian dari modernisasi sistem pembinaan atlet mereka.


Studi banding ini menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam membangun ekosistem olahraga yang kompetitif, profesional, dan berorientasi prestasi.


Melalui sinergi yang semakin kuat, KONI Bangkalan dan KONI Sumenep diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu mengangkat daya saing olahraga Madura di panggung nasional. (Had) 

Bagikan:

Komentar