|
Menu Close Menu

DPR RI Apresiasi Polri Bongkar Penipuan Haji, Minta Pengawasan Diperkuat

Kamis, 04 Juni 2026 | 08.53 WIB

 

Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Dini Rahmania. 
Lensajatim.id, Jakarta– Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Dini Rahmania, mengapresiasi Satgas Haji Polri yang berhasil mengungkap kasus penipuan haji yang merugikan ratusan calon jemaah.


Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang memanfaatkan keinginan umat Islam untuk menunaikan ibadah haji.


“Langkah ini penting untuk melindungi masyarakat dan memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang memanfaatkan keinginan umat untuk menunaikan ibadah haji,” ujar Dini dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).


Legislator Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Probolinggo dan Pasuruan itu menilai kasus serupa masih kerap terjadi karena masih adanya masyarakat yang tergiur janji berangkat haji secara cepat tanpa antre atau melalui jalur yang tidak sesuai ketentuan.


Padahal, kata Dini, keberangkatan haji memiliki mekanisme dan prosedur yang harus dipatuhi oleh setiap calon jemaah.


Ia juga menyambut baik kehadiran Kementerian Haji dan Umrah yang dinilai dapat memperkuat tata kelola penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.


“Kehadiran Kementerian Haji dan Umrah tentu menjadi langkah baik untuk memperkuat tata kelola penyelenggaraan haji,” ujarnya.


Meski demikian, Dini menegaskan bahwa pengawasan yang kuat harus berjalan beriringan dengan edukasi yang masif kepada masyarakat.


Menurutnya, pelaku penipuan akan terus mencari celah dengan memanfaatkan minimnya informasi yang dimiliki calon jemaah.


“Karena itu yang perlu diperkuat ke depan adalah pengawasan dan edukasi kepada masyarakat,” tegas Dini.


Ia menambahkan, pengawasan yang optimal diperlukan untuk menutup berbagai celah praktik penipuan. Di sisi lain, masyarakat juga harus memahami bahwa proses keberangkatan haji wajib mengikuti aturan yang berlaku.


Dini mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap tawaran yang menjanjikan keberangkatan haji tanpa antre maupun melalui jalur yang tidak resmi.


“Saya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi pemerintah sebelum mempercayai suatu tawaran. Jangan sampai niat baik untuk beribadah justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (Ham) 

Bagikan:

Komentar