|
Menu Close Menu

Anggota DPD RI Ning Lia Konsisten Ajak Generasi Muda Menjaga Demokrasi

Senin, 24 Agustus 2026 | 13.52 WIB

Anggota DPD RU Lia Istifhama saat hadir di Kampus Universitas Wiraraja Sumenep.(Dok/Istimewa i. 
Lensajatim.id, Surabaya— Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong generasi muda untuk menjaga kualitas demokrasi.


Ning Lia mengajak generasi muda baru baru ini di Sumenep untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi ikut mengambil peran dalam kehidupan berbangsa sekaligus mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin masa depan.


“Kalian calon pemimpin. Kalian itu syubbanul yaum, rijalul ghad. Sekarang kalian pemuda, kelak kalian adalah pemimpin,” kata Ning Lia Menurut Ning Lia, ungkapan syubbanul yaum, rijalul ghad mengandung pesan bahwa pemuda hari ini merupakan pemimpin pada masa depan. Karena itu, generasi muda perlu membekali diri dengan pengetahuan, sikap kritis, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.


Ning Lia menegaskan, demokrasi tidak cukup dipahami sebatas mekanisme politik. Demokrasi juga harus dijalankan dengan etika, keteladanan, dan sikap saling menghormati di tengah perbedaan. 


“Kalau kita berada dalam unsur pemerintahan, kita harus memberikan uswatun hasanah. Kita memberikan pemahaman tentang demokrasi yang baik,” ujarnya.


Ia berharap generasi muda mampu membangun tradisi demokrasi yang sehat melalui diskusi, keberanian menyampaikan pendapat, serta keterlibatan dalam berbagai persoalan publik.


Bagi Ning Lia, perbedaan pandangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus dikelola secara dewasa agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan.


Konsistensi Ning Lia dalam menyuarakan pentingnya demokrasi menjadi bagian dari upayanya mendorong lahirnya generasi pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga menjunjung tinggi etika, keteladanan, dan tanggung jawab kebangsaan.


“Jangan apatis terhadap demokrasi. Kalian adalah bagian dari masa depan bangsa,” pesannya.(red) 

Bagikan:

Komentar