|
Menu Close Menu

KSPSI dan SP NIBA Dorong Kerja Sama Serikat Pekerja Indonesia-Malaysia

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19.22 WIB

 

Delegasi DPP KSPSI bersama Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (F SP NIBA KSPSI) menghadiri 26th Triennial Delegates Conference (TDC) 2026 & 68th Anniversary of NUBE yang berlangsung pada 14–16 Agustus 2026 di NUBE Port Dickson Training Centre (PDTC), Port Dickson, Malaysia. ( Dok/KSPSI). 
Lensajatim.id, Surabaya— Delegasi Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPP KSPSI) bersama Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (F SP NIBA KSPSI) memperkuat hubungan dan solidaritas dengan gerakan serikat pekerja internasional melalui keikutsertaan dalam 26th Triennial Delegates Conference (TDC) 2026 & 68th Anniversary of NUBE.


Kegiatan yang diselenggarakan National Union of Bank Employees (NUBE) tersebut berlangsung pada 14–16 Agustus 2026 di NUBE Port Dickson Training Centre (PDTC), Port Dickson, Malaysia.


Konferensi mengangkat tema “Forged by Struggle, Strengthened by Unity, Driven by Solidarity” atau “Ditempa oleh Perjuangan, Diperkuat oleh Persatuan, Didorong oleh Solidaritas.”


Tema tersebut menegaskan pentingnya persatuan dan solidaritas serikat pekerja dalam menghadapi perubahan serta tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.


Delegasi yang hadir terdiri atas William Yani Wea, Ketua Umum F SP IMPPI KSPSI, yang hadir mewakili Andi Gani Nena Wea, Penasihat Kapolri, Presiden ASEAN Trade Union Council (ASEANTUC), Presiden KSPSI, sekaligus Ketua Umum F SP NIBA KSPSI.


Selain itu, hadir H. Mustopo selaku Bendahara Umum DPP KSPSI, Achadian Meidyantoro selaku Sekretaris Umum PP F SP NIBA KSPSI, Dedeh Farihah selaku Bendahara Umum PP F SP NIBA KSPSI, serta Ditha Julieta selaku International Relations Officer KSPSI AGN.


Keikutsertaan delegasi DPP KSPSI bersama F SP NIBA KSPSI menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan, persahabatan, dan solidaritas antara gerakan serikat pekerja Indonesia dengan gerakan serikat pekerja internasional.


Forum tersebut juga menjadi ruang bertukar pengalaman, gagasan, dan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan.


Salah satu agenda penting dalam konferensi adalah International Panel Forum bertema “Challenges and the Future of Trade Unions in a Changing World.”


Forum tersebut membahas masa depan gerakan serikat pekerja di tengah perubahan ekonomi, teknologi, serta pola hubungan kerja.


Isu “Low Wages, High Profits and Rising Inequality in Malaysia: Who is Responsible?” turut menjadi bagian pembahasan.


Diskusi tersebut menyoroti persoalan upah pekerja, peningkatan biaya hidup, tingginya keuntungan perusahaan, serta kesenjangan ekonomi.


Dalam forum juga dipaparkan perbandingan antara pertumbuhan remunerasi CEO bank dan pertumbuhan upah pekerja bank.


Pembahasan tersebut menekankan pentingnya memastikan pertumbuhan dan keuntungan perusahaan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja.


Perkembangan Artificial Intelligence (AI), automation, dan outsourcing menjadi isu lain yang mendapat perhatian.


Transformasi teknologi dinilai tidak hanya mengubah jenis dan pola pekerjaan, tetapi juga meningkatkan tuntutan terhadap keterampilan, kompetensi, serta keamanan kerja pekerja.


Dalam menghadapi perubahan tersebut, serikat pekerja memiliki peran strategis untuk memastikan transformasi teknologi memberikan manfaat bagi pekerja.


Upskilling dan reskilling, peningkatan kompetensi, penguatan perundingan bersama, serta upaya menjaga keberlangsungan pekerjaan menjadi langkah penting agar pekerja mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja masa depan.


Bagi DPP KSPSI dan F SP NIBA KSPSI, perkembangan tersebut memiliki relevansi kuat dengan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia, khususnya sektor perbankan yang mengalami percepatan digitalisasi dan penerapan AI.


Transformasi teknologi perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan produktivitas perusahaan, tetapi juga pada peningkatan kompetensi pekerja serta keberlangsungan kesempatan kerja.


Dorong Kerja Sama Perbankan


William Yani Wea dalam sambutan resmi di acara tersebut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan 26th Triennial Delegates Conference NUBE 2026.


Ia menilai hubungan persahabatan antara NUBE dan KSPSI perlu terus diperkuat, khususnya melalui kerja sama sektoral di bidang perbankan.


“DPP KSPSI menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya 26th Triennial Delegates Conference NUBE 2026. Hubungan persahabatan antara NUBE dan KSPSI telah terjalin dengan baik dan menjadi bagian penting dalam memperkuat solidaritas gerakan serikat pekerja di kawasan,” ujar William.


Menurutnya, persahabatan dan kerja sama tersebut perlu terus diperkuat, khususnya melalui PP F SP NIBA KSPSI dengan penguatan kerja sama di sektor perbankan.


“Kerja sama tersebut dapat dikembangkan dalam bidang training, pengembangan kapasitas, upskilling dan reskilling, serta pertukaran pengalaman dalam menghadapi perubahan dunia kerja di sektor perbankan, khususnya akibat digitalisasi dan perkembangan AI,” katanya.


Ke depan, PP F SP NIBA KSPSI dan NUBE diharapkan dapat mengembangkan kerja sama sektoral di bidang perbankan secara lebih konkret dan berkelanjutan.


Kerja sama tersebut dapat diarahkan pada training dan pengembangan kompetensi, upskilling dan reskilling pekerja, pertukaran pengetahuan dan pengalaman, serta pembahasan bersama mengenai berbagai tantangan ketenagakerjaan di sektor perbankan.


Perkuat Organisasi dan Regenerasi


Bendahara Umum DPP KSPSI, H. Mustopo, juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan 26th Triennial Delegates Conference sekaligus peringatan 68th Anniversary of NUBE.


Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, dengan suasana kekeluargaan yang terasa kuat di antara seluruh peserta.


“Perjalanan NUBE yang telah dilalui sangat panjang. Semoga NUBE terus menunjukkan keteguhan dan kerja keras dalam memperjuangkan kesejahteraan bagi para anggotanya. Banyak momen indah dan berharga yang tercipta selama kebersamaan ini,” kata Mustopo.


“Teruslah menjadi inspirasi bagi banyak orang dan tetap konsisten berada dalam garis perjuangan yang sama. Terima kasih kepada seluruh panitia. Selamat dan sukses atas terselenggaranya conference ini,” lanjutnya.


Penguatan kerja sama antara PP F SP NIBA KSPSI dan NUBE juga mencakup penguatan kapasitas organisasi.


Sekretaris Umum PP F SP NIBA KSPSI, Achadian Meidyantoro, menilai organisasi serikat pekerja yang kuat merupakan fondasi penting dalam menghadapi perubahan dunia kerja.


“Penguatan kapasitas organisasi merupakan fondasi penting bagi serikat pekerja dalam menghadapi perubahan dunia kerja,” ujar Achadian.


Menurutnya, kerja sama antara PP F SP NIBA KSPSI dan NUBE dapat dikembangkan melalui penguatan manajemen organisasi, perencanaan strategis, tata kelola dan transparansi, penguatan struktur serta sistem kerja, hingga organizing dan pengembangan keanggotaan.


“Pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antara kedua organisasi diharapkan dapat membangun serikat pekerja yang lebih kuat, profesional, adaptif, dan berkelanjutan,” katanya.


Selain penguatan organisasi, keberlanjutan gerakan serikat pekerja juga membutuhkan kaderisasi dan pengembangan kepemimpinan.


Bendahara Umum PP F SP NIBA KSPSI, Dedeh Farihah, menyoroti pentingnya memperkuat peran perempuan dan generasi muda dalam kepemimpinan serikat pekerja.


“Pengembangan kepemimpinan perempuan dan generasi muda merupakan bagian penting dari keberlanjutan gerakan serikat pekerja,” ujar Dedeh.


Ia mengatakan, melalui program Women Leaders dan Young Leaders, pelatihan, kaderisasi, serta pertukaran pengalaman, perempuan dan generasi muda perlu mendapat ruang yang lebih besar untuk berkembang dan mengambil peran dalam kepemimpinan serikat pekerja.


“Penguatan kapasitas mereka akan menjadi investasi penting bagi keberlanjutan organisasi dan perjuangan pekerja di masa depan,” katanya.


Perkuat Jejaring Internasional


Sementara itu, International Relations Officer KSPSI, Ditha Julieta, menilai kehadiran delegasi Indonesia dalam TDC dan Anniversary NUBE menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan internasional gerakan serikat pekerja.


“Bagi KSPSI, kehadiran dalam NUBE TDC dan Anniversary NUBE bukan hanya tentang menghadiri sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan mempererat hubungan dengan gerakan serikat pekerja dari berbagai negara,” ujarnya.


Penguatan kerja sama antara PP F SP NIBA KSPSI dan NUBE menjadi penting dalam menghadapi transformasi sektor perbankan yang berlangsung semakin cepat.


Pertukaran pengalaman antargerakan serikat pekerja di sektor yang sama diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi sekaligus membantu merumuskan strategi yang lebih efektif dalam menghadapi digitalisasi, AI, automation, perubahan kebutuhan keterampilan, serta tantangan regenerasi kepemimpinan.


Keikutsertaan dalam 26th Triennial Delegates Conference NUBE 2026 menjadi momentum bagi DPP KSPSI bersama F SP NIBA KSPSI untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat solidaritas, serta membangun kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan bagi pekerja, khususnya di sektor perbankan.


Sejalan dengan dukungan DPP KSPSI, F SP NIBA KSPSI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan dan kerja sama dengan NUBE.


Kerja sama tersebut khususnya diarahkan pada pengembangan kapasitas, peningkatan kompetensi, serta menghadapi berbagai perubahan di sektor perbankan, demi memastikan pekerja tetap memiliki kesempatan untuk berkembang dan mempertahankan pekerjaannya di tengah perubahan dunia kerja. (Red) 

Bagikan:

Komentar