![]() |
| Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) UNIBA Madura, Rafiqi. (Dok/Istimewa). |
Kegiatan ini menjadi gerbang awal untuk melangkah masuk ke kawah chandradimuka intelektual, tempat di mana perjalanan akademis dan pendewasaan diri berakar.
Bukan sekadar seremoni formal pembuka masa perkuliahan, agenda ini dirancang sebagai ruang lebur bagi wajah-wajah baru untuk bersentuhan langsung dengan atmosfer perguruan tinggi, budaya akademik, serta dinamika kampus.
Di arena inilah, benih-benih gagasan, rasa ingin tahu, dan keberanian berdiskusi mulai dipupuk.
Di tengah antusiasme peserta yang memadati area acara, Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) UNIBA Madura, Rafiqi, menyampaikan pesan mendalam bagi para juniornya. Ia menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran kritis sejak hari pertama menjejakkan kaki di dunia kampus.
"Kampus adalah laboratorium pengetahuan. Sebagai insan akademis masa depan, mahasiswa bukan sekadar simbol perubahan, tetapi aktor yang mampu membaca persoalan, menguji gagasan, dan menghadirkan perubahan yang nyata," ujar Rafiqi.
Harapan besar kini tertanam pada pundak para mahasiswa baru. Kehadiran mereka di perguruan tinggi diharapkan tak sebatas untuk mengejar gelar formal, melainkan aktif mengambil peran: berani berpikir jernih, mempertanyakan realitas, dan terus menyalakan api perubahan demi kemajuan masyarakat.
"Perjalanan panjang itu baru saja dimulai dari UNIBA Madura hari ini," tegasnya. (Red)


Komentar