![]() |
| Suasana hangat saat Polres Pamekasan menggelar FGD bersama elemen masyarakat. (Dok/Istimewa). |
Menanggapi hal tersebut, Kasihumas Polres Pamekasan menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh dan sejalan dengan arahan Presiden. Namun, ia menekankan bahwa FGD yang diselenggarakan oleh Polres Pamekasan memiliki pendekatan yang jauh berbeda.
"Pada prinsipnya, Polres Pamekasan sangat mendukung dan sepakat dengan arahan Presiden Prabowo bahwa kegiatan pemerintah tidak boleh sekadar seremonial atau pemborosan. FGD yang dilaksanakan Polres Pamekasan sifatnya action-oriented (berbasis aksi nyata)," ujar Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama.
Ia menjelaskan bahwa dalam ruang FGD tersebut, Polres Pamekasan mengumpulkan para tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) bukan untuk sekadar berdiskusi mengenai teori, melainkan merumuskan solusi konkret atas berbagai dinamika serta permasalahan yang terjadi di wilayah hukum Pamekasan.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Kapolres Pamekasan dalam memperkuat sinergi dan kebhinekaan di tengah elemen masyarakat. Setiap poin kesepakatan yang lahir dari forum diskusi tersebut dipastikan akan langsung dieksekusi di lapangan.
"Dengan demikian, output utama dari agenda FGD ini bukan sekadar lembaran dokumen rekomendasi, melainkan langkah kerja bersama secara nyata demi menjaga kondusivitas serta kenyamanan seluruh warga Pamekasan," tegas Ipda Yoni.
Sebelumnya, Guna mempererat persatuan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat, menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Merawat Bhinneka Tunggal Ika Memperkuat Kesatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital” di Ruang Rapat Tatag Trawang Tungga Polres Pamekasan, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan diskusi ini dihadiri langsung oleh Pejabat Utama Polres Pamekasan, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kab. Pamekasan Farid Afandi beserta pengurus, tokoh masyarakat, perwakilan Sabuk Kamtibmas, hingga organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pamekasan.(red)


Komentar