![]() |
| Kegiatan HSN 2026 MWCNU Pragaan di LPI Al-Karimiyah Pragaan Daya, Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia HSN 2026 MWCNU Pragaan tersebut mengangkat tema “Penguatan Ideologi Ke-NU-an Santri”. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathan, kemudian kajian kesantrian yang menghadirkan K. Zubairi Karim sebagai pemateri.
Dalam kajiannya, K. Zubairi Karim mengajak para santri mengenal lebih dekat sejarah lahirnya Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus menelusuri dedikasi dan perjuangan para muassis NU dalam membangun organisasi yang berakar kuat pada tradisi keislaman, kebangsaan, dan pesantren.
Kajian tersebut tidak hanya diarahkan pada pengenalan sejarah, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi santri agar memahami bahwa ke-NU-an bukan sekadar identitas organisasi. Ia merupakan proses pewarisan nilai, tradisi keilmuan, akhlak, serta komitmen kebangsaan yang harus terus dijaga dan dikembangkan oleh generasi muda.
Pengasuh LPI Al-Karimiyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kajian Kesantrian tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting sebagai bagian dari proses menanamkan dan memperkuat ideologi ke-NU-an di kalangan santri.
Sementara itu, dalam pelaksanaan HSN 2026 MWCNU Pragaan, Kajian Kesantrian dipercayakan kepada PAC PERGUNU Pragaan. Amanah tersebut disambut positif oleh Ketua PAC PERGUNU Pragaan, Abd. Rahman, yang menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Kepercayaan kepada PAC PERGUNU Pragaan sekaligus menegaskan pentingnya keterlibatan guru dan pendidik dalam membangun karakter santri. Sebab, penguatan ideologi ke-NU-an tidak cukup dilakukan melalui ceramah dan seremonial, tetapi membutuhkan proses pendidikan yang terus-menerus, terarah, dan menyentuh kehidupan santri.
Melalui Kajian Kesantrian HSN 2026 ini, MWCNU Pragaan berupaya menjadikan momentum Hari Santri bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan ruang untuk merawat ingatan sejarah, memperkuat ideologi, dan menyiapkan generasi santri yang berilmu, berakhlak, serta memiliki komitmen terhadap NU dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (MQ)


Komentar