|
Menu Close Menu

NU Giligenting Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Sabtu, 05 September 2026 | 17.36 WIB

Kegiatan Sosial berupa pengobatan gratis medis dan non-medis MWCNU Giligenting, Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep- Menjelang pelantikan kepengurusan Masa Khidmat 2025–2030, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Giligenting, Kabupaten Sumenep menggelar aksi sosial berupa pengobatan gratis medis dan non-medis pada Sabtu (05/09/2026). 


Kegiatan yang berlangsung di Kantor MWCNU Giligenting ini menjadi bagian dari rangkaian agenda untuk memeriahkan pelantikan sekaligus memperkuat semangat khidmah kepada masyarakat.


Layanan kesehatan gratis ini disambut hangat oleh warga setempat. Selain pemeriksaan dan penanganan medis umum, panitia juga menyediakan layanan non-medis sebagai bentuk ikhtiar pelayanan yang menyeluruh bagi masyarakat.


Ketua Panitia Pelantikan MWCNU Giligenting, Rodi Hartono, menegaskan bahwa momentum pelantikan pengurus baru tidak boleh berhenti sebagai agenda internal semata, melainkan harus memberikan dampak langsung bagi warga.


“Pelantikan bukan sekadar momentum internal organisasi, melainkan harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami menyelenggarakan pengobatan gratis ini sebagai wujud khidmah dan kepedulian sosial,” ujar Rodi.


Rodi menambahkan, kegiatan sosial semacam ini dirancang agar masyarakat tidak sekadar menjadi penonton dalam setiap agenda NU, tetapi juga merasakan keberadaan organisasi secara langsung. 


Ia berharap semangat pelayanan sosial ini berlanjut menjadi program kerja berkelanjutan di bawah kepengurusan yang baru.


Sementara itu, Mandataris Ketua Tanfidziyah MWCNU Giligenting, KH Yahya, menyampaikan bahwa pengabdian sosial dan kemanusiaan merupakan pilar penting dalam pergerakan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, keberadaan NU di tingkat kecamatan (MWC) harus hadir menjawab kebutuhan nyata warga.


“NU harus senantiasa hadir di tengah masyarakat. Khidmah tidak hanya diwujudkan melalui pengajian dan syiar keagamaan, tetapi juga lewat kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan. Pengobatan gratis ini adalah salah satu ikhtiar kami,” ungkap KH Yahya.


Ia optimistis momentum Pelantikan MWCNU Giligenting Masa Khidmat 2025–2030 menjadi titik awal penguatan komitmen para pengurus dalam menjalankan amanah organisasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat peran NU dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Aksi pengobatan gratis ini pun menjadi ruang interaksi yang hangat antara jajaran pengurus, tenaga kesehatan, dan warga. Bagi MWCNU Giligenting, aksi ini menegaskan pesan penting: khidmah bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat. (Red) 

Bagikan:

Komentar