|
Menu Close Menu

Sambung Roso di Saronggi, Kapolresta Sumenep Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Sabtu, 12 September 2026 | 13.32 WIB

Kegiatan Sambung Roso Kapolresta Sumenep di Kecamatan Saronggi.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep – Kapolresta Sumenep KOMBES POL. ARIEK INDRA SENTANU, S.H., S.I.K., M.H. memperkuat sinergi dengan unsur pemerintahan dan masyarakat melalui kegiatan Sambung Roso bersama Forkopimcam, tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), tokoh pendidikan, serta 14 Kepala Desa se-Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jumat (11/9/2026) malam.


Kegiatan yang berlangsung di Taman Dreamland, Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, Dusun Bun Malang, Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, tersebut dimulai pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB. Sekitar 50 orang hadir dalam kegiatan tersebut.


Sambung Roso menjadi sarana Kapolresta Sumenep membangun komunikasi secara langsung dengan berbagai elemen masyarakat. Forum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi, masukan, serta informasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Saronggi.


Dalam pertemuan itu, Kapolresta Sumenep bersama unsur Forkopimcam dan para tokoh masyarakat berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban melalui kepedulian serta peran bersama.


Kapolresta Sumenep menegaskan, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Keterlibatan seluruh komponen masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mencegah maupun menyelesaikan berbagai persoalan sejak dini.


“Melalui Sambung Roso ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Silakan sampaikan berbagai informasi, keluhan maupun masukan kepada kami. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat kita cegah dan selesaikan bersama,” ujar Kapolresta Sumenep.


KOMBES POL. ARIEK INDRA SENTANU, S.H., S.I.K., M.H. juga mengajak para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, serta seluruh masyarakat Saronggi untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.


Menurutnya, sinergi antarelemen menjadi kunci untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman di tengah masyarakat.


“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan kebersamaan dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan dan seluruh masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas,” tambahnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri PJU Polresta Sumenep, perwakilan Kecamatan Saronggi, Kapolsek Saronggi beserta anggota, perwakilan Koramil 0827/06 Saronggi, BLUD Puskesmas Saronggi, KUA Saronggi, penyuluh pertanian, kelompok kerja kepala sekolah, pengawas SD, kepala sekolah SMP, para kepala desa se-Kecamatan Saronggi, serta masyarakat.


Kapolresta Sumenep berharap kegiatan Sambung Roso dapat terus menjadi ruang komunikasi yang terbuka antara kepolisian dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang intensif, setiap potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat diketahui dan ditangani secara bersama-sama sejak dini.


“Dengan komunikasi, kepedulian dan kebersamaan, mari kita wujudkan Saronggi yang aman, nyaman dan guyub,” pungkasnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif. (Red) 

Bagikan:

Komentar