|
Menu Close Menu

Bakti Sosial, Lions Club Surabaya Patria Berikan Pemeriksaan Kesehatan Mata dan Gigi kepada Ratusan Warga

Senin, 12 Oktober 2026 | 13.54 WIB

Kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Mata dan Gigi oleh Lions Club Surabaya.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya— Lions Club Surabaya Patria bersama Sanggar Merah Merdeka menggelar bakti sosial kesehatan mata dan gigi bagi masyarakat sekitar Wonokromo, Surabaya, Minggu (11/10/2026).
Pengurus Lions Club Surabaya Patria dalam acara Baksos di Wonokromo, Surabaya.(Dok/Istimewa).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB di Sanggar Merah Merdeka, Jalan Tales III/1 A, Surabaya, tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Week of Service “Vision” Lions International Indonesia District 307 C yang berlangsung pada 11–18 Oktober 2026.


Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 105 warga menjalani pemeriksaan mata. Sementara pelayanan kesehatan gigi tercatat menjangkau 53 anak.


105 Warga Jalani Pemeriksaan Mata


Pelayanan kesehatan mata diikuti 105 warga, baik pria maupun wanita, dengan rentang usia 33 hingga 84 tahun.


Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 98 kacamata baca dibagikan sesuai dengan kebutuhan penglihatan masing-masing penerima manfaat.


Distribusi kacamata tersebut terdiri atas lensa +1.00 sebanyak 30 unit, +1.50 sebanyak 19 unit, +2.00 sebanyak 20 unit, dan +2.50 sebanyak 29 unit.


Pelayanan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Mataku Jendelaku 2026 Multi District Lions International D307, melalui donasi kacamata baca dari Yayasan Lions Indonesia dan OneSight EssilorLuxottica Foundation.


Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok usia dewasa hingga lanjut usia, agar tetap mampu membaca, beraktivitas, serta menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih mandiri.


53 Anak Mendapat Pelayanan Kesehatan Gigi


Selain pemeriksaan mata, bakti sosial tersebut juga menghadirkan pelayanan kesehatan gigi bagi anak-anak.


Tercatat sebanyak 53 pasien anak mendapatkan pelayanan. Dari jumlah tersebut, dilakukan 15 tindakan scaling, sembilan pencabutan gigi, dan 17 penambalan gigi.


Sebanyak delapan anak menolak tindakan, sedangkan empat anak lainnya tidak menjalani tindakan. Dengan demikian, terdapat 41 tindakan perawatan gigi yang terlaksana.


Project Officer kegiatan, drg. FX. Sony Ganadhi, menekankan pentingnya melakukan pencegahan kerusakan gigi sejak dini.


“Kalau memang kita ada hati dan budget lebih, mari kita kerjakan tanpa menunda. Karena kerusakan gigi bersifat permanen, irreversible, dan dapat terjadi secara masif. Lebih baik kita cegah sebelum semuanya menjadi terlambat,” jelasnya.


Menurut drg. Sony, kerusakan gigi dapat diibaratkan seperti kerusakan onderdil kendaraan. Jika dibiarkan, kerusakan dapat meluas sehingga membutuhkan waktu dan biaya perawatan yang lebih besar.


Di sisi lain, kemungkinan pemulihan juga semakin terbatas apabila kerusakan sudah terlanjur parah.


Bukan Sekadar Mengejar Angka


Sekretaris Lions Club Surabaya Patria, Jeffrey Wibisono V., mengatakan keberhasilan bakti sosial tidak semata-mata diukur dari jumlah penerima manfaat atau tindakan medis yang dilakukan.


Menurutnya, hal terpenting adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.


“We Serve bukan sekadar slogan. Ketika seorang anak mendapatkan perawatan gigi dan seorang lansia kembali terbantu membaca dengan jelas, di situlah pelayanan menemukan maknanya. Kita tidak sekadar membagikan kacamata atau melakukan tindakan medis, tetapi menghadirkan kenyamanan, kemandirian, dan kualitas hidup yang lebih baik,” papar Jeffrey.


Ia menambahkan, kolaborasi antara organisasi pelayanan, tenaga kesehatan, dan komunitas masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.


“Di balik setiap angka terdapat manusia, keluarga, dan harapan. Pelayanan yang bermakna dimulai dari kesediaan untuk hadir, memahami kebutuhan, dan melakukan sesuatu yang nyata. Itulah semangat Together, We Serve,” tandasnya.


158 Peserta Terlayani


Secara keseluruhan, bakti sosial tersebut mencatat 158 peserta pada dua layanan, dengan asumsi tidak ada peserta yang dihitung pada kedua kelompok layanan.


Rinciannya, sebanyak 105 warga menjalani pemeriksaan mata dengan rentang usia 33–84 tahun dan 98 unit kacamata baca dibagikan.


Sementara pada layanan kesehatan gigi, tercatat 53 pasien anak dengan 41 tindakan perawatan yang terlaksana, meliputi scaling, pencabutan, dan penambalan gigi.


Melalui kegiatan tersebut, Lions Club Surabaya Patria bersama Sanggar Merah Merdeka menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang relevan, inklusif, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Melihat lebih jelas. Tersenyum lebih sehat. Hidup lebih berkualitas.


Together, We Serve. Unity in Service. (Red) 

Bagikan:

Komentar