|
Menu Close Menu

Budaya Olahraga Jalan Kaki Masih Terpusat di 3 Titik, DPRD Pamekasan Dorong Adanya Perhatian Pemerintah!

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14.46 WIB

Ismail (bertopi demokrat) saat bersenam di acara Partai Demokrat. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Pamekasan- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail, menyoroti pentingnya menjaga kesehatan masyarakat. Yakni, melalui kearifan kebiasaan lokal yang telah tumbuh di tengah warga. 


Menurutnya, budaya menjaga pola hidup sehat melalui upaya preventif atau pencegahan penyakit—khususnya dengan membiasakan diri jalan kaki pada pagi dan sore hari—patut mendapatkan perhatian dan dukungan serius dari pemerintah daerah.


"Hari ini ada budaya masyarakat Pamekasan untuk menjaga pola hidup sehat yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Budaya tersebut berupa upaya preventif atau mencegah sakit, yaitu jalan kaki di pagi dan sore hari," ujar Ismail, Minggu (4/10/2026).


Meski tradisi jalan kaki ini menunjukkan kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap pentingnya kesehatan, Ismail mencatat bahwa aktivitas tersebut saat ini masih terpusat di wilayah perkotaan. 


Berdasarkan pantauan Ketua DPC Partai Demokrat Pamekasan itu, konsentrasi warga yang melakukan aktivitas jalan kaki umumnya terbagi di tiga titik utama.


Ketiga lokasi favorit warga Pamekasan tersebut meliputi pertama, area Kantor DPRD Pamekasan, yang sering dijadikan rute berjalan santai sambil menikmati suasana sekitar pusat pemerintahan.


Kedua, di kawasan monumen Arek Lancor. Sebagai jantung kota yang strategis dan terbuka bagi masyarakat umum, area ini kerap dijadikan titik memeras keringat dengan jalan kaki.


"Ketiga di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), yang menjadi pusat kegiatan olahraga luar ruangan bagi warga dari berbagai kalangan," ungkapnya.


Melihat fenomena ini, pihaknya berharap ke depan pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan fasilitas penunjang di titik-titik tersebut. 


Selain itu, perlu ada langkah-langkah strategis agar budaya positif pencegahan penyakit ini tidak hanya terpusat di kawasan kota saja.


"Tetapi juga dapat merata dan diakses dengan nyaman oleh masyarakat di berbagai wilayah kecamatan lainnya," tegasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar