![]() |
| MoU IPNU-IPPNU dan DLH Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PC IPNU IPPNU Sumenep, Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Pengasuh Pondok Pesantren Al Madinah, Ketua MWCNU Ganding, serta 50 peserta Diklatama CBP KPP. Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat militansi kader sekaligus meneguhkan peran pelajar dalam menjawab persoalan sosial dan lingkungan di tengah masyarakat.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan nota kesepahaman (*Memorandum of Understanding*/MoU) antara PC IPNU IPPNU Sumenep dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep tentang Kemitraan Gerakan Pelestarian Lingkungan Hidup di Kabupaten Sumenep. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas ruang kolaborasi antara organisasi pelajar dan pemerintah dalam membangun kesadaran serta partisipasi generasi muda terhadap pelestarian lingkungan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyematan Satgas Patria Peduli Lingkungan sebagai simbol dimulainya gerakan kader CBP KPP yang berorientasi pada aksi nyata. Satgas ini diharapkan menjadi penggerak kepedulian lingkungan, mulai dari lingkup organisasi, lembaga pendidikan, pesantren, hingga masyarakat luas.
Ketua PC IPNU Sumenep, Rekan Ainul Yakin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kader CBP KPP dan IPNU IPPNU harus mampu menghadirkan gerakan yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kader CBP KPP dan IPNU IPPNU harus bergerak dan berdampak. Menjaga lingkungan bukan pekerjaan sampingan, melainkan bagian dari tanggung jawab kebangsaan. Kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata, konsisten, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Menurutnya, semangat kaderisasi harus berjalan beriringan dengan pengabdian sosial. Militansi organisasi tidak cukup diukur dari semangat mengikuti kegiatan, tetapi juga dari kemampuan kader menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui Satgas Patria Peduli Lingkungan, kader diharapkan mampu membangun budaya peduli lingkungan dan menjadi pelopor perubahan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang DLH Sumenep, Bapak Edi Yulianto, menyampaikan bahwa kader CBP KPP harus memiliki militansi terhadap organisasi sekaligus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satu bentuk konkret pengabdian tersebut adalah menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar tempat tinggal maupun lingkungan pendidikan.
Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Dengan keterlibatan generasi muda, gerakan pelestarian lingkungan diharapkan semakin luas dan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat. (Red)


Komentar