|
Menu Close Menu

OKP Sumenep Deklarasikan Trimatra Pemuda 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 08.58 WIB

 

Ketua KNPI Kabupaten Sumenep, Khairul Umam saat sambutan dalam acara.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep– Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Sumenep mendeklarasikan Trimatra Pemuda Sumenep 2026 dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026). Deklarasi ini menegaskan komitmen pemuda untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.


Deklarasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Sumenep Youth Movement 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi organisasi kepemudaan sekaligus memperkuat kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan bazar murah di sejumlah kecamatan, yakni Lenteng, Batu Putih, dan Dungkek. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi bersama KNPI, DKUPP, Bulog, dan DRT.


Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan malam puncak di Lapangan Kesenian Gotong Royong Sumenep. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan meneguhkan komitmen pemuda dalam pembangunan Kabupaten Sumenep.


Ketua KNPI Sumenep, Khairul Umam menyampaikan, Trimatra Pemuda Sumenep merupakan pengejawantahan nilai-nilai Sumpah Pemuda yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan kepemudaan dan arah pembangunan daerah saat ini.


“Trimatra Pemuda Sumenep adalah pengejawantahan dari Sumpah Pemuda agar lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan kepemudaan dan pembangunan di Kabupaten Sumenep. Semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu harus kita aktualisasikan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan keterlibatan pemuda dalam berbagai sektor strategis,” ujar Khairul Umam.


Ia menegaskan, deklarasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sebaliknya, Trimatra Pemuda Sumenep harus menjadi pijakan bersama untuk membangun ekosistem kepemudaan yang terbuka, inklusif, dan memberikan kesempatan setara bagi generasi muda.


Menurutnya, pemuda Sumenep perlu memperoleh ruang dan peluang lebih luas untuk terlibat dalam berbagai sektor strategis. Peran tersebut mencakup bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, kewirausahaan, serta sektor pembangunan lainnya.


“Komitmen ini diharapkan dapat membuka ruang dan peluang yang lebih besar bagi pemuda Sumenep untuk berperan di sektor-sektor strategis. Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi, penggerak perubahan, sekaligus mitra kolaborasi dalam memajukan Kabupaten Sumenep,” tambahnya.


Pelaksanaan bazar murah di tingkat kecamatan juga menjadi bukti bahwa gerakan kepemudaan perlu hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi lintas organisasi dan pemangku kepentingan, pemuda diharapkan mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kepedulian sosial.


Momentum deklarasi Trimatra Pemuda Sumenep 2026 diharapkan menjadi awal konsolidasi gerakan kepemudaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan konkret, mulai dari memperkuat persatuan, membangun kolaborasi, meningkatkan kapasitas generasi muda, hingga terlibat aktif dalam menjawab persoalan masyarakat.


Melalui deklarasi ini, OKP se-Kabupaten Sumenep menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dan memperluas ruang partisipasi generasi muda. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya pembangunan Kabupaten Sumenep yang inklusif, progresif, dan berkelanjutan. (Red) 

Bagikan:

Komentar