|
Menu Close Menu

H. Achmad Sudiyono Apresiasi Kepemimpinan Gus Fawait, Tegaskan Pentingnya Pembantu Bupati Bekerja All Out

Selasa, 12 Agustus 2025 | 11.40 WIB

H.Achmad Sudiyono saat bersama Bupati Jember, Gus Fawait.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Jember – Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jember, H. Achmad Sudiyono, memberikan apresiasi atas kepemimpinan Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, yang dinilai telah membawa kemajuan signifikan pada tahun pertama masa jabatannya.


Menurut H. Achmad, capaian ini patut disyukuri bersama masyarakat Jember, meski tak lepas dari pro dan kontra. Ia menilai, keberhasilan tidak bisa diukur dari sudut pandang yang sempit.


“Bagi pihak yang kontra, keberhasilan di depan mata pun bisa dianggap stagnan. Wajar saja. Tetapi visi dan misi yang diemban sudah mulai dirasakan, seperti di bidang ketahanan pangan dan pertanian dengan terobosan pemikiran visioner. Saya sangat salut,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).


H. Achmad, yang juga Pembina Wandas Foundation sekaligus Owner SPPG Dapur Bintoro Jember, memaparkan sejumlah kemajuan yang telah dicapai. Di bidang pendidikan, dana pusat untuk perbaikan gedung sekolah mulai tersalurkan, sementara pendaftar beasiswa mencapai hampir 20.000 orang. Di bidang kesehatan, layanan gratis Universal Health Coverage (UHC) berjalan, disertai bantuan untuk pondok pesantren, guru ngaji, dan pelayanan publik melalui program “Bunga Desa” yang membawa pemerintah hadir langsung di desa.


Sektor pariwisata dan transportasi udara juga diproyeksikan berkembang dengan rencana beroperasinya penerbangan di Bandara Notohadinegoro. Sejak Gus Fawait menjabat, sejumlah menteri, wakil menteri, pengusaha, dan anggota DPR RI rutin berkunjung ke Jember, menunjukkan kepercayaan dan dukungan dari pemerintah pusat.


Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pun menjadi salah satu fokus. Beberapa waktu lalu, Gus Bupati mengundang perbankan, pejabat, tokoh masyarakat, dan pelaku UMKM untuk mendukung pembangunan 151 dapur MBG mandiri. Dua yayasan binaan H. Achmad telah mengoperasikan 20 dapur sejak Mei 2025 dan menargetkan tambahan dapur beroperasi pada akhir Agustus atau September.


Meski demikian, H. Achmad menekankan bahwa visi besar ini tidak mungkin dijalankan sendirian oleh Bupati. “Para pembantu, mulai kepala badan, kepala OPD, camat, hingga TP3D, harus menunjukkan kinerja maksimal. Berada di pemerintahan Gus Bupati tidak sama dengan era sebelumnya. Semua harus all out dan bergerak cepat. Jika tidak, lebih baik mengundurkan diri,” tegasnya.


Ia mencontohkan penanganan kelangkaan BBM akibat penutupan jalur Gumitir beberapa waktu lalu. Meski bukan kewenangan daerah, dampaknya tetap dirasakan masyarakat Jember. Namun, Gus Fawait merespons cepat dengan mendatangkan ribuan liter BBM tambahan dari Surabaya dan Malang, serta dukungan Pertamina pusat, hingga situasi kembali normal.


“Para pembantu Bupati dan tim ahlinya harus ekstra, bekerja cepat, tepat, dan tangguh. Mereka harus paham isyarat dan pandangan Gus Bupati, agar visi besar membangun Jember bisa terwujud sepenuhnya,” pungkas H. Achmad. (Had) 

Bagikan:

Komentar