![]() |
| Kunjungan Rektor IAIN Lumajang ke UINSI Samarinda, Kalimantan Timur.(Dok/Istimewa). |
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. H. Zurqoni, M.Ag., sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedua pimpinan perguruan tinggi membahas berbagai strategi pengembangan kampus, terutama untuk meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat daya saing perguruan tinggi di tengah persaingan yang semakin ketat.
Selain itu, keduanya juga menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi. Kondisi tersebut dinilai menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dan berinovasi.
Salah satu isu utama yang menjadi pembahasan adalah menurunnya jumlah calon mahasiswa baru. Menurut Prof. Dr. H. Zurqoni, M.Ag., fenomena tersebut bukan hanya dialami oleh perguruan tinggi tertentu, tetapi telah menjadi tantangan nasional yang dihadapi banyak kampus di Indonesia.
Karena itu, setiap institusi pendidikan tinggi perlu terus melakukan penyesuaian melalui inovasi, penguatan kualitas layanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan yang ditawarkan.
Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. H. Zurqoni juga membagikan pengalaman UINSI Samarinda dalam membangun budaya akademik yang berkualitas.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dosen, penguatan tata kelola perguruan tinggi, peningkatan publikasi ilmiah dan penelitian, pengembangan pengabdian kepada masyarakat, perluasan jejaring kerja sama, serta inovasi pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja di era transformasi digital.
Sementara itu, Rektor IAIM Lumajang, Mochammad Hisan, S.Psi., M.Sos., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan berbagai masukan yang diberikan oleh Prof. Dr. H. Zurqoni.
Menurutnya, pengalaman dan strategi yang diterapkan UINSI Samarinda menjadi referensi berharga bagi IAIM Lumajang dalam menyusun langkah-langkah pengembangan institusi, baik untuk meningkatkan mutu akademik maupun memperkuat daya saing kampus.
Melalui kunjungan akademik tersebut, kedua pimpinan perguruan tinggi berharap komunikasi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.
Sinergi itu diharapkan melahirkan berbagai program bersama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam memajukan mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia. (Red)


Komentar