![]() |
| Ning Lia, Anggota DPD RI asal Jawa Timur saat kunjungan ke SMAN 1 Lamongan.(Dok/Istimewa). |
“Ajang ini sudah menjadi agenda prestisius yang selalu ditunggu oleh siswa dan guru di Jawa Timur. Dengan adanya penghargaan seperti ini, sekolah akan semakin bersemangat membina potensi siswa dari berbagai bidang,” ujar Ning Lia saat kunjungan ke SMA Negeri 1 Lamongan.
Ia berharap SMA Award mampu menciptakan iklim pendidikan yang lebih kompetitif sekaligus kolaboratif, sehingga mutu pendidikan di Jawa Timur terus meningkat.
Selain membahas dunia pendidikan, Ning Lia juga menyoroti maraknya kejahatan siber di kalangan remaja. Ia mengapresiasi kesadaran para siswa yang mulai aktif melawan cybercrime dan menjaga lingkungan digital yang sehat.
“Cybercrime sangat merusak generasi muda. Dampaknya bisa memengaruhi kesehatan mental, memicu perundungan siber, pencurian identitas, penipuan, hingga paparan konten negatif yang bisa menimbulkan stres, kecemasan, bahkan pikiran bunuh diri,” tegasnya.
Menurut Ning Lia, lemahnya pengawasan orang tua menjadi salah satu faktor berkembangnya kejahatan siber di kalangan remaja. Karena itu, ia mendorong upaya pencegahan melalui pendidikan hukum, sosialisasi bahaya dunia maya, dan pendampingan keluarga agar generasi muda melek digital secara cerdas dan aman.
Lebih jauh, Ning Lia menyebut peserta SMA Award yang menjadi duta sekolah dapat menjadi barometer kualitas pendidikan di Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam mendampingi proses seleksi dan pembinaan peserta didik.
“Ajang seperti ini akan semakin mendorong kualitas pendidikan di Jawa Timur terus maju. Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada Dinas Pendidikan Jatim yang konsisten menggelar kegiatan positif semacam ini,” pungkasnya. (Had)


Komentar