![]() |
| Bantuan untuk korban angin puting beliung di Karduluk, Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Pada Senin (2/2/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep telah menyalurkan bantuan awal kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban dalam masa tanggap darurat.
Meski demikian, kondisi di lapangan menunjukkan kebutuhan warga masih belum sepenuhnya terpenuhi. Sejumlah korban masih membutuhkan bantuan lanjutan untuk bertahan di tengah keterbatasan.
Salah satu relawan, Ainul Yaqin, menyampaikan bahwa jumlah bantuan yang masuk belum sebanding dengan kebutuhan warga terdampak. Terlebih, banyak rumah mengalami kerusakan berat.
“Bantuan memang sudah datang, tetapi masih jauh dari cukup jika melihat kondisi warga yang terdampak cukup luas,” ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen, baik pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat umum, dapat turut berpartisipasi membantu para korban. Dukungan bersama dinilai sangat dibutuhkan agar pemulihan dapat berjalan lebih cepat.
Berdasarkan data sementara di lapangan, bencana angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (1/2/2026) mengakibatkan sedikitnya 172 rumah rusak di sejumlah dusun di Desa Karduluk.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 92 rumah dilaporkan mengalami rusak parah. Sementara itu, 80 rumah lainnya tercatat mengalami kerusakan ringan.
Hingga kini, warga terdampak masih sangat membutuhkan bantuan tambahan. Kebutuhan mendesak meliputi logistik, bahan bangunan, serta kebutuhan dasar lainnya, sembari menunggu proses pemulihan pascabencana. (MQ)


Komentar