![]() |
| Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor dalam acara Sosdapil MPR RI di Cerme, Gresik.(Dok/Istimewa). |
Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor, hadir langsung menyampaikan materi sosialisasi sekaligus menyerap aspirasi para pekerja. Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi perjuangan hak-hak buruh di tengah tantangan ekonomi dan perubahan industri.
Menurut politisi muda yang akrab disapa Jiddan, Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan landasan kuat bagi perlindungan pekerja, mulai dari hak atas pekerjaan, penghidupan yang layak, hingga kepastian hukum di tempat kerja.
“Nilai keadilan sosial dalam Pancasila harus terwujud nyata di dunia kerja. Perlindungan upah, jaminan kerja, dan kepastian hukum bagi buruh bukan sekadar tuntutan ekonomi, tetapi amanat konstitusi,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga menyinggung situasi ketenagakerjaan yang saat ini dihadapkan pada ancaman pemutusan hubungan kerja serta melemahnya daya beli masyarakat. Dalam kondisi tersebut, Thoriq menilai Empat Pilar Kebangsaan menjadi rujukan penting untuk menjaga solidaritas dan memperjuangkan keadilan secara kolektif.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, mulai dari akses jaminan sosial hingga perlindungan tenaga kerja lokal di tengah masuknya investasi baru.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Gresik ini menyambut aspirasi tersebut dan menegaskan komitmennya untuk membawa suara buruh ke tingkat kebijakan. Ia menilai kesejahteraan pekerja memiliki korelasi langsung dengan ketahanan ekonomi nasional.
“Negara tidak akan kuat jika buruhnya lemah. Dunia kerja yang adil dan manusiawi adalah prasyarat bagi kedaulatan ekonomi,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pekerja semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sekaligus memperkokoh semangat persatuan dan kebangsaan dalam kehidupan kerja sehari-hari. (Red)


Komentar