![]() |
| Gus Izzuddin Syarif saat memberikan keterangan pers.(Dok/Istimewa). |
Gus Izzuddin secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua PC GP Ansor Lumajang masa khidmat 2026–2029. Konfercab tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu–Minggu, 7 Februari 2026.
Langkah pencalonan ini diambil dengan penuh pertimbangan. Dalam proses pendaftaran dan konsolidasi, Gus Izzuddin didampingi kakak kandungnya, Gus Aang Burhanuddin, serta sejumlah sahabat senior yang menyatakan komitmen untuk mengawal ikhtiar tersebut hingga pelaksanaan konferensi.
Dalam keterangannya, Gus Izzuddin menegaskan bahwa niat maju dalam bursa calon ketua dilandasi semangat khidmat dan pengabdian kepada organisasi. Ia menyebut Ansor sebagai ruang pengabdian sekaligus ladang ibadah yang harus dijaga keberlanjutannya.
“Niat kami adalah berkhidmat dan beribadah. Kami ingin memastikan kaderisasi di Ansor Lumajang berjalan secara berkesinambungan, sekaligus menjaga tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah agar tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Gus Izzuddin.
Ia menilai penguatan kaderisasi menjadi kunci dalam menjaga soliditas dan keberlangsungan organisasi. Menurutnya, kaderisasi yang terarah akan melahirkan generasi Ansor yang siap menjawab tantangan sosial, keumatan, dan kebangsaan.
Menyadari besarnya peran kolektif dalam tubuh Ansor, Gus Izzuddin juga menyampaikan permohonan doa restu dan dukungan kepada seluruh elemen organisasi, mulai dari pengurus cabang, anak cabang, hingga ranting di seluruh Kabupaten Lumajang.
“Kami memohon doa restu dari para sesepuh, senior, dan seluruh sahabat di PAC serta ranting-ranting. Dukungan mereka menjadi energi penting bagi kami untuk melangkah dan membawa Ansor Lumajang ke arah yang lebih baik,” tuturnya.
Sebagai bagian dari ikhtiar tersebut, Gus Izzuddin aktif melakukan silaturahmi ke sejumlah PAC dan ranting. Selain menyerap aspirasi, langkah ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih erat dengan kader di akar rumput.
Meski demikian, ia menyampaikan permohonan maaf apabila belum dapat menyapa seluruh wilayah secara langsung. Keterbatasan waktu, kata dia, tidak mengurangi komitmen untuk memperhatikan seluruh kader di Kabupaten Lumajang.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk bersilaturahmi. Jika ada wilayah yang belum sempat kami kunjungi, hal itu tidak mengurangi tekad kami untuk menggerakkan kaderisasi secara merata di seluruh Lumajang,” pungkasnya.
Konfercab PC GP Ansor XVI Lumajang 2026 diproyeksikan menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan pemuda NU di daerah tersebut. Kehadiran Gus Izzuddin Syarif dalam kontestasi ini diharapkan dapat menghadirkan semangat kebersamaan, inklusivitas, serta penguatan nilai-nilai ke-Ansor-an yang berakar pada tradisi dan pengabdian. (Had)


Komentar