![]() |
| Petugas saat berusaha untuk melakukan pencarian korban.(Dok/Istimewa). |
Hingga Minggu siang, korban belum ditemukan. Tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Lian Anton (27), warga Dusun Krajan, Desa Srigonco. Ia berangkat seorang diri dari rumah sekitar pukul 01.00 WIB.
Korban menuju Pantai Balekambang dengan mengendarai sepeda motor. Tujuannya untuk mencari ikan di kawasan pantai.
Berdasarkan keterangan saksi, korban tiba di lokasi sekitar pukul 01.30 WIB. Ia sempat beristirahat sambil menunggu air laut surut.
Sekitar pukul 02.30 WIB, korban mulai mencari ikan dengan cara menyelam. Aktivitas ini dikenal warga setempat dengan sebutan sileman.
Namun nahas, sekitar pukul 03.00 WIB korban terseret arus laut. Peristiwa terjadi saat korban menyelam di sekitar palung pantai.
Korban sempat berteriak meminta pertolongan. Di sekitar lokasi terdapat pencari ikan lain, namun jaraknya cukup berjauhan.
“Korban sempat meminta tolong, tetapi arus laut sangat kuat dan cuaca tidak memungkinkan dilakukan penyelaman lanjutan,” ujar salah satu saksi.
Kasatpolairud Polres Malang, AKP Yoyok Supandi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban menyelam di area palung Pantai Balekambang.
“Lokasinya di sebelah selatan Masjid Kalimatullah. Korban menyelam sendirian,” jelasnya.
Warga yang mendengar teriakan korban sempat berupaya menolong. Namun kondisi arus laut yang deras menghambat proses penyelamatan.
“Warga tidak mampu menjangkau korban karena arus terlalu kencang. Korban diduga terseret ke tengah laut dan tenggelam,” tambah AKP Yoyok.
Saat ini, tim SAR, TNI-Polri, nelayan, dan warga setempat terus melakukan pencarian. Penyisiran difokuskan di perairan sekitar lokasi kejadian.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di laut. Terutama pada malam hingga dini hari dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. (Den)


Komentar