|
Menu Close Menu

Ranting NU Kaduara Timur Peringati Isra’ Mi’raj, MWCNU Pragaan Dorong Geliat Kegiatan dari Wilayah Barat

Jumat, 06 Februari 2026 | 10.14 WIB

Kegiatan Peringatan Isra' Mi'raj Pengurus Ranting NU Desa Kaduara Timur, Kecamatan Peragaan, Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep— Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan terus meneguhkan komitmennya dalam berkhidmat bersama ranting-ranting NU. Komitmen itu diwujudkan melalui dukungan terhadap Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar Pengurus Ranting NU Desa Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan, Kamis (5/2/2026).


Desa Kaduara Timur merupakan salah satu ranting NU yang berada di pintu masuk Kabupaten Sumenep dari arah barat dan berbatasan langsung dengan Desa Kaduara Barat, Kabupaten Pamekasan. Letak geografis tersebut dinilai strategis untuk menjadi titik awal penguatan dan geliat kegiatan keagamaan NU di wilayah barat Sumenep.


Ketua MWCNU Pragaan, KH Hambali Makhtum, mengapresiasi inisiatif ranting NU Kaduara Timur yang telah mampu menyelenggarakan kegiatan keagamaan di tingkat akar rumput.


“Pelaksanaan acara seremonial keagamaan di tingkat ranting seperti ini sangat luar biasa. Kami berharap kegiatan NU bisa bergelora dari arah barat dan bergerak dari ranting-ranting,” ujar KH Hambali dalam sambutannya.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus ranting serta seluruh badan otonom NU yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.


“Pengurus ranting ini terbilang baru dilantik, namun sudah mampu menggelar peringatan Isra’ Mi’raj. Ini patut diapresiasi,” imbuhnya.


Pada kesempatan itu, KH Hambali menegaskan pentingnya istiqamah dalam berkhidmat di lingkungan NU. Ia mengingatkan bahwa perjuangan NU berfokus pada empat layanan utama, yakni bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat.


Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Isra’ Mi’raj, KH Muhdar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan swadaya pengurus dan warga Nahdlatul Ulama di Desa Kaduara Timur.


“Kegiatan ini murni hasil kebersamaan dan gotong royong warga NU,” ujarnya.


Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut menjadi cerminan kekuatan NU di tingkat akar rumput. Meski dengan keterbatasan dana, semangat kebersamaan mampu menghadirkan kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat.


Pengajian pada peringatan Isra’ Mi’raj diisi oleh KH Fathorrahman Hasbullah selaku Wakil Rais, yang menyampaikan tausiyah tentang makna dan hikmah peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW bagi kehidupan umat Islam.  (MQ) 

Bagikan:

Komentar