|
Menu Close Menu

Seleksi Sekda Sumenep Berlanjut, Enam Kandidat Terbaik Siap Bersaing di Tahap Penentuan

Jumat, 06 Februari 2026 | 20.01 WIB

Ilustrasi. (Dok/Rubriksultra)
Lensajatim.id, Sumenep— Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep terus bergulir dinamis. Tahapan asesmen kompetensi dan potensi yang baru saja diumumkan panitia seleksi menghadirkan peta persaingan baru yang semakin terbuka dan kompetitif.


Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi JPT Pratama Sekda Sumenep Nomor 12/PANSEL-JPT PRATAMA-SMP/III/2026 tertanggal 5 Februari 2026, dari delapan aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya lolos seleksi administrasi, enam peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.


Dua peserta lainnya tidak melanjutkan proses seleksi dengan alasan berbeda. Arif Firmanto, Kepala Bappeda Sumenep, memilih mengundurkan diri, sementara Eri Susanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, belum memenuhi kriteria asesmen yang ditetapkan panitia.


Kondisi tersebut memberi ruang yang lebih luas bagi enam kandidat tersisa untuk menunjukkan kapasitas dan rekam jejak terbaiknya. Keenam peserta yang melaju merupakan pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, yakni Chainur Rasyid (Kepala Dinas Ketahanan Pangan), Moh. Iksan (Kepala Dinas Pendidikan), Agus Dwi Saputra (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Achmad Dzulkarnain (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), Abd. Raman Riadi (Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak), serta Ferdiansyah Tetrajaya (Kepala Badan Pendapatan Daerah).


Penetapan hasil tersebut juga mengacu pada surat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur terkait penyampaian hasil penilaian kompetensi dan potensi para peserta. Asesmen dilakukan secara komprehensif dengan menitikberatkan pada kompetensi manajerial, sosial-kultural, serta potensi kepemimpinan strategis.


Tahapan seleksi selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Februari 2026 di Surabaya. Para kandidat akan mengikuti penulisan makalah dan wawancara sebagai bagian dari proses pendalaman visi, gagasan, serta kemampuan kepemimpinan. Dari rangkaian tersebut, panitia seleksi akan menetapkan tiga nama terbaik untuk diajukan kepada Bupati Sumenep.


Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, menegaskan bahwa seleksi Sekda dirancang dengan standar tinggi mengingat posisi tersebut memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah.


“Proses asesmen Sekda memang kompleks, mulai dari tes berbasis komputer hingga diskusi mendalam. Hal ini dilakukan untuk memastikan calon yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan,” ujar Benny, Jumat (6/2).


Ia menambahkan, panitia seleksi terdiri dari unsur pemerintah provinsi dan akademisi guna menjaga objektivitas dan profesionalisme proses seleksi. Setelah tiga nama terbaik ditetapkan, keputusan akhir penunjukan Sekda definitif sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Sumenep.


Dengan berlanjutnya tahapan seleksi dan mengerucutnya jumlah kandidat, publik berharap proses ini dapat melahirkan sosok Sekda yang profesional, berintegritas, serta mampu memperkuat kinerja birokrasi dan pembangunan Kabupaten Sumenep ke depan. (Yud) 

Bagikan:

Komentar