![]() |
| Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Safi saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama wartawan di Gedung Rektorat UTM.(Dok/Istimewa). |
Hal tersebut disampaikan Prof. Safi saat menghadiri acara buka puasa bersama dengan para wartawan yang digelar di Gedung Rektorat lantai 9 Kampus UTM, Bangkalan, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, kehadiran media memiliki kontribusi besar dalam memperkenalkan berbagai capaian, inovasi, serta kegiatan positif yang dilakukan oleh civitas akademika UTM kepada publik. Melalui pemberitaan yang konstruktif dan informatif, masyarakat dapat semakin memahami peran perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah.
“Kami berharap teman-teman media dapat membantu menyampaikan berbagai aktivitas dan perkembangan kampus kepada masyarakat demi kemajuan Universitas Trunojoyo Madura,” ujar Prof. Safi dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pembina Yayasan Gerakan Dualima Indonesia (G25 Indonesia) itu juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai kritik yang disampaikan oleh masyarakat maupun media.
Menurutnya, kritik yang bersifat membangun justru sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi agar institusi pendidikan dapat terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas.
“Jika ada hal yang kurang baik terkait UTM, silakan disampaikan kepada kami. Kami tidak anti kritik. Justru kritik yang konstruktif sangat kami butuhkan sebagai bahan perbaikan ke depan,” tegasnya.
Prof. Safi berharap momentum kebersamaan melalui kegiatan buka puasa bersama tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara kampus dan insan pers.
Dengan terjalinnya sinergi yang baik, diharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih berimbang serta mampu mendukung pengembangan Universitas Trunojoyo Madura sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Pulau Madura. (Had)


Komentar